
PWMU.CO – Sebagai bentuk kontribusi dalam pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan karakter siswa sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mengadakan kegiatan edukatif dan kreatif di SDN 138 Gresik. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Tanahlandean, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, pada Jumat (25/7/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 1 sampai 3 dan mengangkat topik “Belajar Seni, Merawat Tradisi: Kreativitas Anak Lewat Damar Kurung”. Mahasiswa mengajak siswa-siswi untuk mengenal salah satu warisan budaya khas Gresik, yaitu damar kurung, serta terlibat langsung dalam proses pembuatannya.
Damar kurung merupakan lentera tradisional yang memiliki bentuk unik, dihiasi gambar dua dimensi yang merekam kehidupan masyarakat Gresik di masa lampau. Istilah “damar” berarti cahaya, sementara “kurung” berarti penutup atau sangkar. Kombinasi keduanya menciptakan makna mendalam tentang cahaya yang terlindungi dalam bingkai budaya.
Kreasi Damar Kurung Sederhana
Dalam kegiatan ini, siswa diajak membuat damar kurung sederhana melalui proses yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka. Prosesnya meliputi menggambar pola pada kertas, mewarnai, merakit rangka dari stik es krim, menempelkan gambar, serta gantungan dari benang.
Setiap siswa juga diberi kesempatan menuliskan namanya di hasil karya sebagai bentuk pengakuan atas usaha dan kreativitas pribadi. Hal ini bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab terhadap hasil kerja sendiri.
“Kegiatan ini tidak hanya mengasah keterampilan motorik halus dan seni, tetapi juga mengenalkan nilai-nilai budaya lokal yang perlu dirawat bersama,” ungkap salah satu mahasiswa KKN yang terlibat.
Pihak sekolah memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan tersebut. Kepala Sekolah SDN 138 Gresik menyebut kegiatan ini sebagai bentuk pembelajaran bermakna yang mampu membangun kecintaan siswa terhadap budaya daerah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN Kelompok 21 Desa Tanahlandean dari Prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Gresik, yang terdiri dari: Aisyah Raihan Nabillah, Alwiyah Azizah, Naia Nathania Dewanti, Erni Purwanti, dan Ela Aidia. Program ini berfokus pada integrasi budaya dalam pendidikan dasar.
Melalui pendekatan yang menyenangkan dan aplikatif, budaya lokal diharapkan dapat terus diwariskan dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda. (*)
Penulis Naia Nathania Dewanti/Aisyah Raihan Nabillah Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments