Tiga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dari Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) yakni Anya Rahmadhani Syafi, Imanda Niti Agustina, dan Ayu Nur Mauliddah melihat dan mengecek progres dari program kerja KKN yang telah mereka lakukan pada Kamis (12/2/2026).
Ditemui staf UMKM BUMDes Bangjoss Lina yang menyampaikan kekagumannya pada ilmu yang sudah diBAGIKAN OLEH mahasiswi-mahasiswi ini.
“Alhamdulillah ilmu yang kemarin didapatkan saat ini tengah diaplikasikan, beberapa kawan berbagi tugas berdasarkan keahlian masing-masing,” ungkapnya.
Pada Kamis (12/2/2026) mahasiswa Program Studi Manajemen UM Gresik dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Dr. Noor Amirudin, S.Pd.I., M.Pd.I., ini telah melaksanakan kegiatan pendampingan dan penguatan kapasitas pemasaran kepada UMKM yangdikelola oleh BUMDes Bangjoss Desa Bangeran, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.
Hal tersebut sebagai bagian dari rangkaian program KKN yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Pemberdayaan Ekonomi Desa
Menurut salah satu mahasiswi Anya Rahmadhani Syafi, kegiatan pendampingan ini mengusung tema “Penguatan Manajemen Pemasaran UMKM melalui Pemanfaatan WhatsApp Business, Linktree, dan Media Promosi Visual”.
Tema tersebut dipilih sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi UMKM desa dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Melalui kegiatan ini, ia dan keduanya temannya berupaya memberikan pemahaman serta keterampilan praktis kepada pengelola UMKM agar mampu mengelola pemasaran secara digital, efektif, dan terintegrasi.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Manajemen ini memberikan pendampingan secara langsung terkait optimalisasi penggunaan WhatsApp Business sebagai media komunikasi usaha dan pelayanan pelanggan, mulai dari pengaturan profil bisnis, katalog produk, hingga pemanfaatan fitur pesan otomatis.
Selain itu, para mahasiswa ini juga mendampingi pembuatan Linktree sebagai sarana penghubung berbagai platform digital usaha, sehingga memudahkan konsumen dalam mengakses informasi produk, kontak usaha, serta media promosi lainnya secara terpadu.
“Tidak hanya itu, kegiatan ini juga mencakup perancangan media promosi visual seperti banner dan materi pendukung lainnya guna memperkuat identitas, citra, dan daya tarik produk UMKM BUMDes Bangjoss,” tambahnya.
Anya menambahkan tujuan utama dari kegiatan pendampingan ini adalah membantu UMKM BUMDes Bangjoss dalam meningkatkan efektivitas promosi, memperluas jangkauan pemasaran, serta menciptakan sistem pemasaran yang lebih tertata dan profesional.
Menurutnya melalui penerapan strategi pemasaran digital yang sederhana namun tepat sasaran, diharapkan UMKM desa mampu menjangkau konsumen yang lebih luas serta meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap produk yang dihasilkan.
Kepercayaan Diri Pengelola UMKM
Menurut Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Dr. Noor Amirudin, S.Pd.I., M.Pd.I. manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain meningkatnya kemampuan dan kepercayaan diri pengelola UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital.
Selain itu juga memberi kemudahan akses informasi produk bagi konsumen, serta meningkatnya daya saing UMKM baik di tingkat lokal maupun regional. Harapannya kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan pemasaran digital UMKM desa secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan pendampingan dan penguatan kapasitas pemasaran ini, ia berharap UMKM BUMDes Bangjoss Desa Bangeran dapat terus berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan perekonomian desa.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara mahasiswa Manajemen, pemerintah desa, dan BUMDes dalam mendorong terwujudnya desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing di era digital. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments