Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa KKN UM Gresik Adakan Sosialisasi Sertifikasi Halal bagi UMKM Desa Bangeran

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa KKN UM Gresik Adakan Sosialisasi Sertifikasi Halal bagi UMKM Desa Bangeran
Dalam program KKN UM Gresik ini bertujuan memberikan pemahaman yang jelas, terarah, dan aplikatif terkait prosedur pengurusan sertifikasi halal. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Anya Rahmadhani Syafi, Imanda Niti Agustina, dan Ayu Nur Mauliddah kembali menginjakkan kaki di desa Bangeran  Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto Kamis (19/2/2026). Tiga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dari Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) itu melihat dan mengecek progres dari program kerja KKN yang telah mereka lakukan pada Kamis (12/2/2026).

Ditemui pelaku UMKM usaha roti Lisaini yang menyampaikan kekagumannya pada ilmu yang sudah disharing mahasiswi-mahasiswi ini.

“Alhamdulillah ilmu yang kemarin didapatkan saat ini tengah diaplikasikan, sertifikasi halal sangat dibutuhkan untuk mendongkrak penjualan produk roti ini” Ungkapnya.

Pada Kamis (12/2/2026) mahasiswa Program Studi Manajemen UM Gresik dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Dr. Noor Amirudin, S.Pd.I., M.Pd.I. ini telah melaksanakan Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Gresik Gelar Sosialisasi Sertifikasi Halal bagi UMKM Desa Bangeran.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 01 Desa Bangeran, Universitas Muhammadiyah Gresik, menggelar kegiatan sosialisasi alur sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu UMKM pembuatan roti yang berlokasi di Dusun Garung, Desa Bangeran, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Sosialisasi Sertifikasi Halal

Imanda Niti Agustina yang biasa dipanggil Iman dan memaparkan bahwa kegiatan sosialisasi yang telah mereka lakukan merupakan bagian dari program pendampingan sertifikasi halal sebagai wujud implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Dalam pendampingan sertifikasi halal itu, tutur Iman dan, mahasiswa mengusung tema “Meningkatkan Pemahaman dan Kesiapan UMKM Menuju Sertifikasi Halal”

Ia menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan pemahaman yang jelas, terarah, dan aplikatif terkait prosedur pengurusan sertifikasi halal. Ia melanjutkan berdasarkan hasil observasi di lapangan, masih ditemukan pelaku UMKM yang belum memiliki sertifikasi halal sebagai bagian dari legalitas produk usaha.

“Padahal, sertifikasi halal tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperluas peluang pemasaran produk,” ujarnya

Dalam pelaksanaannya, kelompoknya memberikan materi resmi terkait sertifikasi halal yang mengacu pada ketentuan dan panduan resmi proses sertifikasi halal.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Materi yang disampaikan meliputi tahapan pengajuan, persyaratan dokumen, alur verifikasi, hingga proses penerbitan sertifikat halal. Penyampaian materi dilakukan secara sistematis dan komunikatif agar mudah dipahami oleh pelaku usaha.

Kegiatan sosialisasi ini, lanjutnya, difokuskan pada UMKM pembuatan roti milik Ibu Lisaini dengan tujuan memberikan pendampingan dan penguatan pemahaman terkait keberlanjutan penerapan standar halal dalam kegiatan produksi sehari-hari.

Selain pemaparan materi, paparnya, mahasiswa KKN juga menyerahkan buku panduan resmi sertifikasi halal sebagai referensi tertulis, sehingga pelaku usaha dapat mempelajari kembali tahapan pengurusan sertifikasi secara lebih mendalam. Kegiatan ini turut difasilitasi oleh perangkat desa setempat guna mendukung kelancaran koordinasi dan pelaksanaan program.

Kontribusi Akademik

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Noor Amirudin, S.Pd.I., M.Pd.I memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, program ini merupakan bentuk kontribusi akademik mahasiswa dalam mendampingi masyarakat desa, khususnya dalam penguatan aspek legalitas dan profesionalitas usaha UMKM.

Kegiatan sosialisasi sertifikasi halal ini melibatkan mahasiswa KKN Kelompok 01 Desa Bangeran, yaitu Muhammad Hafis Hakim, Imanda Niti Agustina, Ayu Nur Mauliddah, Anya Ramadhani Syafi, Sanya Najwa Arsyad, Dwilaili Fitriya Handayani, Sinta Wakhidah, Ahmad Gafan Abdillah, Muhammad Ilham Febriyanto, Rifki Putra Ramadhani, VIivi Mayangsari,Adinda Cahyafitriani, Rizki Kurniawan Firmansyah, dan Dewi Dewanti Subrata

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Noor Amiruddin berharap para pelaku UMKM di Desa Bangeran semakin memahami pentingnya sertifikasi halal dan lebih siap dalam memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.

Program ini menjadi bagian dari komitmen mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik untuk terus mendukung pengembangan UMKM desa agar lebih tertib secara administrasi, mampu bersaing, dan berkelanjutan, sekaligus menunjukkan peran nyata perguruan tinggi dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu