PWMU.CO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 14 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) mengadakan lomba Agustusan di Yayasan Rumah Singgah Al-Hidayah. Kegiatan ini ditujukan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tinggal dan diasuh di yayasan tersebut.
Lomba ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Tujuannya memberikan hiburan, menumbuhkan kebersamaan, dan menguatkan semangat nasionalisme bagi para ODGJ yang mendapatkan pendampingan di yayasan.
Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Zidane, menjelaskan bahwa perlombaan yang diadakan mencakup permainan tradisional khas Agustusan seperti makan kerupuk, tarik tambang, dan balap karung.
“Kami ingin para penghuni yayasan dapat merasakan kebahagiaan dan ikut merayakan momen kemerdekaan dengan cara yang menyenangkan dan bermakna,” ujarnya.
Selain hiburan, kegiatan ini menjadi sarana edukasi dan sosialisasi bagi mahasiswa KKN untuk memahami pemberdayaan dan dukungan sosial terhadap ODGJ. Peserta lomba tampak antusias mengikuti setiap permainan dengan dukungan relawan dan pengurus yayasan.
Yayasan Rumah Singgah Al-Hidayah mempunyai maksud dan tujuan di bidang sosial, kemanusiaan, dan keagamaan. Saat ini yayasan mengelola Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Sabilul Muttaqien, Madrasah Diniyah Sabilul Muttaqien, Jamaah Istighosah, serta Rumah Singgah “Al-Hidayah” bagi penyandang disabilitas psikososial, termasuk pasien gangguan jiwa.
Rumah singgah ini diperuntukkan bagi mereka yang mengalami gangguan jiwa setelah pulang dari rumah sakit jiwa. Cita-cita utamanya adalah menjadi Sheltered Workshop (bengkel kerja terlindung) bagi pasien gangguan jiwa pasca-hospitalisasi. Di sini, mereka mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa yang dilakukan oleh caregiver perawat serta pembinaan keagamaan melalui guru ngaji TPQ dan Diniyah.
Pihak yayasan menyampaikan apresiasi atas perhatian mahasiswa UM Surabaya kepada para ODGJ melalui kegiatan tersebut.
“Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi penghuni kami, tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri dan kebersamaan,” kata salah satu pengurus.
Dengan semangat kemerdekaan dan kepedulian sosial, lomba Agustusan ini menciptakan suasana hangat dan penuh kegembiraan. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan untuk mendukung kesejahteraan dan integrasi sosial para ODGJ di masa mendatang. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments