Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 21 Universitas Muhammadiyah Surabaya melaksanakan kegiatan hilirisasi program kesehatan dengan mengenalkan aplikasi GenC (Generasi Emas, Cegah Stunting). Kegiatan ini berlangsung di Balai Dusun Pateguhan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada pukul 08.00 WIB, dengan dihadiri oleh ibu-ibu warga Desa Tawangrejo.
Hilirisasi ini dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan rutin kelas ibu dan anak, yang biasanya diisi oleh bidan desa bersama kader posyandu. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN turut memberikan materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai pengantar sebelum memaparkan program hilirisasi.
Dalam sesi utama, mahasiswa KKN memperkenalkan aplikasi GenC, sebuah aplikasi seluler yang dirancang untuk membantu orang tua dan pengasuh dalam mencegah stunting melalui edukasi dan pemantauan perkembangan anak. Pengenalan dilakukan dengan menggunakan media poster yang menampilkan alur penggunaan aplikasi.
Pengenalan Aplikasi GenC oleh Mahasiswa KKN 21 Tawangrejo

Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa aplikasi GenC memiliki lima fitur utama yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Pertama, artikel terpercaya yang menyajikan informasi berbasis sains mengenai stunting, gizi, ASI eksklusif, MPASI sehat, serta pola hidup sehat. Kedua, modul interaktif yang berisi tips dan langkah nyata untuk mencegah stunting, mulai dari mengenali stunting, pentingnya ASI eksklusif, panduan MPASI, hingga kreasi MPASI berbasis bahan lokal.
Ketiga, kalkulator cerdas yang menyediakan berbagai fitur pemantauan perkembangan, seperti Indeks Massa Tubuh (IMT/BMI), status gizi balita berdasarkan berat dan tinggi badan, serta perkiraan tinggi badan anak sesuai faktor genetik. Keempat, GenChat AI, sebuah fitur tanya jawab interaktif seputar stunting, gizi, dan kesehatan ibu serta anak. Kelima, video edukasi yang membantu meningkatkan pemahaman masyarakat melalui konten visual mengenai pencegahan stunting sejak dini, ASI eksklusif, panduan MPASI, serta kreasi MPASI berbasis bahan lokal.
Mahasiswa KKN juga menyampaikan tujuan utama dari aplikasi GenC, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, memberdayakan orang tua agar berperan aktif dalam pencegahan stunting, serta berkontribusi dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan bebas stunting di masa depan.
Kegiatan hilirisasi ini mendapat sambutan positif dari seluruh peserta, termasuk bidan desa, kader posyandu, dan ibu-ibu warga Desa Tawangrejo. Dalam penutupannya, bidan desa menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN 21 serta menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pengenalan dan pemanfaatan aplikasi GenC pada pertemuan kelas ibu berikutnya di bulan depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Tawangrejo semakin peduli terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak dini, serta mampu memanfaatkan teknologi sederhana untuk mendukung pertumbuhan optimal anak. Hilirisasi aplikasi GenC menjadi langkah nyata mahasiswa KKN 21 dalam mengedukasi masyarakat dan berkontribusi mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang sehat, kuat, dan bebas stunting. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments