
PWMU.CO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mengadakan kegiatan belajar dan bermain bersama anak-anak Taman kanak-kanak (TK) Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 30 Sembunganyar, Kecamatan Dukun, Gresik pada Sabtu (1/2/2025) sebagai upaya melatih keterampilan sensoris dan motorik mereka.
Sensoris dan motorik memiliki peran penting dalam perkembangan anak. Stimulasi sensoris dan motorik yang baik akan berdampak positif pada perkembangan kognitif mereka.
Pembelajaran sensoris berkaitan dengan fungsi indera, sedangkan motorik melibatkan kemampuan mengontrol gerakan tubuh. Melalui pembelajaran ini, anak-anak dapat mengasah keterampilan sensoris dan motorik mereka, sehingga mampu mengembangkan berbagai keterampilan baru.
Kegiatan ini melibatkan seluruh anak di TK ABA 30 Sembunganyar, mulai dari kelas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga TK, dengan total empat kelas. Pembelajaran dilakukan menggunakan media gambar yang menarik dan lucu, seperti ikan dan singa, untuk meningkatkan minat serta pemahaman anak-anak.
Bahan pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pewarna finger painting, cotton bud, dan kertas origami. Pada gambar singa, anak-anak membuat rambut singa menggunakan kertas origami, sedangkan pada gambar ikan, mereka membuat tulang ikan dari cotton bud yang kemudian dihiasi dengan warna-warni.
Kegiatan belajar dan bermain ini berlangsung dengan lancar dan penuh keceriaan. Anak-anak mengikuti pembelajaran dengan antusias hingga akhir.
Kedatangan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Gresik di TK ABA 30 Sembunganyar ini disambut hangat dan terbuka oleh para guru serta kepala sekolah.
Kepala Sekolah TK ABA 30 Sembunganyar, Ima, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dan memberikan apresiasi atas upaya mereka dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif bagi anak-anak.
“Saya senang melihat anak-anak lebih fokus dan antusias. Sebelumnya, pembelajaran terasa monoton, tapi dengan kegiatan kreatif seperti ini, mereka lebih menikmati proses belajar,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, Astrid Indah Wardani, menyampaikan bahwa kegiatan kreativitas yang dirancang telah disesuaikan dengan usia anak-anak, sehingga mereka dapat belajar dengan lebih menyenangkan dan tidak mudah merasa bosan.
“Harapannya, anak-anak dapat mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasar, yang menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang mereka,” harapnya.
Kegiatan belajar dan bermain di TK ABA 30 Sembunganyar ini merupakan salah satu bentuk kontribusi dalam program KKN di Desa Sembunganyar, khususnya di bidang pendidikan. Keterlibatan anggota KKN diharapkan dapat memberikan dampak positif dan memberikan kontribusi bagi pengembangan lembaga pendidikan di desa tersebut. (*)
Penulis Nazura Ika Maulidah dan Talitha Zafirah Theodora Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments