Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Kelompok 1 yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Posyandu balita dan lansia, awal Agustus 2025.
Sebanyak 13 mahasiswa dari berbagai program studi—di antaranya Ilmu Keperawatan, PGSD, Pendidikan Matematika, dan Teknik Industri—terlibat dalam program ini.
Dari prodi Ilmu Keperawatan, tiga mahasiswa menjadi pelaksana utama Posyandu, yaitu Nur Faizah, Nufy Aisha Kannitha, dan Rumi Aida Zulfia.
Rangkaian Kegiatan Posyandu
Kegiatan Posyandu dilaksanakan di enam dusun Desa Babatan: Mojopuro, Bapuh, Babatan, Wareng, Jatisari, dan Kedungjati. Mahasiswa Ilmu Keperawatan berperan dalam berbagai kegiatan seperti penimbangan balita dan lansia, pengukuran tinggi badan, lingkar perut, lingkar lengan, lingkar kepala balita, serta pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat, dan gula darah pada lansia.
Mereka juga membantu pemberian vitamin A dan obat cacing untuk balita, serta pencatatan data kesehatan. Selama kegiatan, para mahasiswa didampingi bidan desa dan kader Posyandu setempat.
Sambutan Hangat dari Kader
Para kader Posyandu menyambut baik keterlibatan mahasiswa. “Kami ucapkan terima kasih atas bantuan tenaga dalam melaksanakan kegiatan Posyandu. Kontribusi kalian sangat membantu ibu-ibu kader. Semoga bermanfaat dan menjadi pelajaran berharga untuk ke depannya,” ujar salah satu kader.
Mahasiswa pun menyampaikan apresiasinya. “Kami berterima kasih kepada ibu-ibu kader di seluruh dusun, bidan, dan perawat Desa Babatan yang telah memberi kesempatan belajar. Kami mendapatkan ilmu dan pengalaman baru tentang kegiatan Posyandu dan kesehatan masyarakat,” tutur salah satu mahasiswa keperawatan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi harmonis antara mahasiswa, kader Posyandu, dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, Desa Babatan menunjukkan langkah maju dalam meningkatkan kesehatan warganya, khususnya anak-anak dan lansia.
Sinergi seperti ini diharapkan terus berlanjut demi terwujudnya desa yang lebih sehat dan sejahtera. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments