Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa KKN UMG Latih Petani Desa Pinggir Kelola Keuangan

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa KKN UMG Latih Petani Desa Pinggir Kelola Keuangan
Sosialisasi Literasi Keuangan Petani: Meningkatkan Kemampuan Mengelola Keuangan Demi Kesejahteraan. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Akuntansi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Kelompok 18 yang bertugas di Desa Pinggir, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, melaksanakan program kerja bertajuk Sosialisasi Literasi Keuangan Petani: Meningkatkan Kemampuan Mengelola Keuangan Demi Kesejahteraan.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama yang dirancang untuk membantu para petani dalam mengatur dan mengoptimalkan pengelolaan keuangan mereka, sehingga hasil usaha tani dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Acara yang berlangsung di Balai Desa Pinggir ini dihadiri oleh para petani, anggota kelompok tani, dan perangkat desa.

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan adanya dukungan penuh terhadap pentingnya peningkatan literasi keuangan bagi pelaku usaha pertanian di tingkat desa. Dalam sambutannya, Ketua Tim KKN Akuntansi Kelompok 18 menjelaskan bahwa literasi keuangan menjadi modal penting untuk mengelola pendapatan secara bijak.

“Sering kali pendapatan petani cukup, tetapi pengelolaannya belum terencana dengan baik. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memberikan wawasan dan keterampilan praktis yang mudah diterapkan di kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Materi utama disampaikan oleh pemateri yang membahas tentang pencatatan keuangan sederhana dan pembukuan usaha tani. Peserta diajak memahami cara membuat catatan pendapatan dan pengeluaran harian, pentingnya memisahkan keuangan usaha dan pribadi, serta bagaimana pembukuan dapat membantu dalam mengambil keputusan usaha.

Selain itu, pemateri juga memberikan tips menabung yang efektif bagi petani dengan metode pembagian pendapatan 50-30-20, di mana 50% dialokasikan untuk kebutuhan pokok, 30% untuk biaya operasional usaha, dan 20% untuk tabungan atau investasi.

Penjelasan mengenai investasi sederhana yang sesuai dengan kondisi petani juga turut diberikan, seperti investasi pada peralatan pertanian atau usaha sampingan yang dapat menambah penghasilan keluarga. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama kelompok tani dan perangkat desa.

Pada kesempatan ini, para peserta menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari fluktuasi harga hasil panen hingga keterbatasan modal untuk mengembangkan usaha. Tim KKN memberikan tanggapan dan saran praktis yang disesuaikan dengan situasi lokal.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyampaian harapan dari tim KKN Akuntansi Kelompok 18 agar ilmu yang diperoleh dapat dipraktikkan secara konsisten oleh para petani. Diharapkan, peningkatan literasi keuangan ini dapat membantu menciptakan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat Desa Pinggir di masa mendatang. (*)
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu