Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa KKN Umsida di Desa Jiken Sulap Sampah Jadi Berkah lewat Bank Sampah

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa KKN Umsida di Desa Jiken Sulap Sampah Jadi Berkah lewat Bank Sampah
Mahasiswa KKN Umsida bidang program lingkungan menyerahkan Bank Sampah kepada Pimpinan Ranting Muhammadiyah Jiken (Zulkifli/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) 2025 kelompok 6 di Desa Jiken, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo berhasil menghadirkan inovasi lingkungan berupa Bank Sampah.

Program ini lahir dari keprihatinan mahasiswa terhadap tumpukan sampah rumah tangga yang masih banyak ditemui di sudut-sudut desa, terutama sampah plastik sekali pakai.

Kelompok 6 KKN Umsida ini beranggotakan 16 mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi.

Tujuh mahasiswa laki-laki dan sembilan perempuan tersebut berasal dari 13 prodi berbeda, mulai dari Administrasi Publik, Akuntansi, Bisnis Digital, Ilmu Komunikasi, Informatika, Manajemen, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Psikologi, hingga Teknik Elektro, Teknik Industri, dan Teknik Mesin.

Meski berbeda latar belakang, mereka mampu melebur dalam suasana kekeluargaan. Selama KKN, mereka berkolaborasi melaksanakan program kerja yang sudah dirancang agar bermanfaat langsung bagi masyarakat Jiken.

Lahirnya Ide Bank Sampah

Koordinator program bidang lingkungan, Cakra Wirabumi Putra mengungkapkan awal mula lahirnya ide bank sampah.

“Di Desa Jiken masih banyak sampah berserakan, baik organik maupun anorganik. Untuk sampah organik sebenarnya sudah dikelola oleh desa, tapi sampah anorganik seperti plastik belum ada pengelolaan yang inovatif,” ujarnya saat ditemui PWMU.CO di Masjid Al-Jihad pada Kamis (28/8/2025).

Mahasiswa semester enam Prodi Informatika itu menjelaskan, Bank Sampah difokuskan pada sampah plastik berupa botol dan gelas. Sampah-sampah itu dikumpulkan, lalu disetorkan ke pengepul.

“Hasil penjualan akan masuk ke kas masjid Al-Jihad, sehingga bisa membantu kegiatan jamaah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan,” jelas Cakra yang dikenal ramah itu.

Bank Sampah yang berpusat di lingkungan Masjid Al-Jihad, Ranting Muhammadiyah Jiken, kini telah menjalin kerja sama dengan pihak pengepul. Melalui inisiatif dari para mahasiswa KKN, kini telah disiapkan sistem pengelolaan sampah di mana sampah yang telah terkumpul akan diambil langsung oleh pengepul setelah mencapai volume tertentu.

“Setiap nominal hasil penjualan diserahkan ke kas masjid. Kami berharap program ini bisa berkelanjutan, bermanfaat bagi jamaah, dan menjadi motivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap sampah,” tambah Cakra.

Anggota bidang lingkungan yang terlibat dalam program ini antara lain: Cakra Wirabumi Putra dari Program Studi Informatika, Wahyu Ningsih dari Program Studi Akuntansi, M. Faturohman Fauzi dari Program Studi Teknik Elektro, dan Zaskia Gana Donda dari Program Studi Akuntansi.

Selain bidang lingkungan, kelompok KKN 6 juga membagi program dalam beberapa sub bidang di antaranya:

  • UMKM: Fatmawati (sekretaris), Wida, Rafli, Nana.
  • Pendidikan: Mafa (sekretaris), Icha, Xavier, Fauzan.
  • Ketahanan Pangan: Firda (sekretaris), Yusril, Lola, Fajar.
  • Lingkungan: Cakra (sekretaris), Wahyu Ningsih, Fauzi, Donda.

Kebersamaan dan sinergi inilah yang membuat KKN Umsida 2025 di Desa Jiken berjalan penuh makna.

“Semoga Bank Sampah ini bisa menjadi warisan kecil dari kami untuk masyarakat, sekaligus menjadi contoh bahwa mahasiswa hadir bukan hanya belajar, tapi juga memberi manfaat,” harap Cakra. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu