Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa Komunikasi UMM Borong Juara Internasional di SILAT APIK PTMA 2025

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa Komunikasi UMM Borong Juara Internasional di SILAT APIK PTMA 2025
pwmu.co -

PWMU.CO – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang International Competition dalam rangka Silaturahmi Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi (SILAT APIK) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) 2025 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) pada 22-24 Juni 2025.

Acara tahunan yang dibalut dengan tema “Digitalisasi Nilai-Nilai Lokal: Strategi Komunikasi Inklusif Berbasis Budaya di Era Transformasi Digital,” tersebut diikuti oleh 22 Prodi Ilmu Komunikasi di bawah naungan APIK PTMA, dan beberapa kampus dari luar negeri, seprti Cina, Philipina, Thailand dan Malaysia.

Dalam kompetisi ini mempertandingkan  berbagai cabang lomba bidang komunikasi, seperi Lomba Fotografi, Lomba Kampanye PR, Lomba Reportasi, Lomba Produksi Digital Content, Produksi Iklan Layanan Masyrakat  dan Lomba-lomba non akademik, seperti Fashion Show, Solo vocal, dan lain-lain.

Salah satu sorotan utama adalah keberhasilan Salsabila Khairunnisa, mahasiswa Ilmu komunikasi UMM, yang meraih Juara 1 Digital Content Creator dan Juara 1 Script Writer Internasional. Dengan ide briliannya yang mengangkat motif Batik Mega Mendung yang ada di uang pecahan Rp50.000 sebagai hook visual dan naratif, Salsa bersama timnya mampu menjembatani budaya lokal Cirebon dengan keseharian masyarakat.

“Saya ingin menunjukkan bahwa budaya bisa dikenalkan dengan cara yang dekat dan relevan, kadang, cerita besar tersembunyi di balik benda-benda kecil yang kita bawa setiap hari,” ujar Salsa.

Selain itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM juga berjaya dalam kompetisi fotografi, membawa pulang tiga penghargaan. Wahyu Egi Pratama meraih Juara 2 Kategori Decisive Moment, sedangkan M. Musthofa Kamal meraih Juara 1 Kategori Black & White, dan Juara 2 Kategori Portrait.

Capaian kolektif ini mengantarkan Ilmu Komunikasi UMM sebagai Juara 3 Internasional dalam Kompetisi Fotografi SILAT APIK PTMA 2025.

Di cabang PR Campaign, Welly Dwi Fahryan berhasil meraih Juara 1, dan Sabrina Rahmadani Sabaruddin meraih Juara 2. Dalam kompetisi PR Campaign ini, peserta ditantang menyusun strategi komunikasi berbasis riset tentang dua isu: pelestarian Keraton Kasepuhan atau promosi Batik Trusmi. Materi dipelajari dalam workshop, lalu langsung diterapkan ke dalam rencana kampanye nyata

Sementara itu, dalam kompetisi reportase, menjadi tantangan tersendiri. Para peserta hanya diberi waktu 3,5 jam untuk merancang narasi, merekam visual, dan menyunting video dari objek budaya di Cirebon. Tapi waktu singkat itu justru menjadi panggung ketangkasan dan kekompakan.

Putra Fahreza Aqila Akhmad meraih Juara 1 Kategori Narasi Berita Terbaik dan Mutiara Pasca Nanasya meraih Juara 1 Kategori Visualisasi Berita Terbaik serta Juara 1 dalam kategori Video Visual Terbaik untuk cabang Reporter dan News Anchor.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dokumentasi mahasiswa Ilkom UMM di SILAT APIK 2025. (Istimewa/PWMU.CO)

Untuk kategori sinematografi Digital Content Creation peserta ditantang untuk membuat karya video pendek yang mengangkat nilai sejarah Keraton Cirebon. Pada kategori ini Bagas Sulistyawan memperoleh juara 2.

Berbagai macam lomba di atas dibagi menjadi 2 jenis, pertama, lomba yang dilakukan di tempat (on the spot), dan lomba yang dilakukan dengan mengirimkan karya. 

Lomba secara on the spot dilaksanakan setelah sebelumnya peserta lomba diberikan materi workshop sesuai bidang lomba. Setelah workshop peserta diberikan brief lomba dengan tema dan topik yang terkait dengan dua tempat ikonik di Cerebon, yaitu Keraton Kasepuhan Cirebon dan Batik Trusni. 

Brief tersebut harus dikerjakan dan diselesaikan pada hari berikutnya. Eksekusi lomba dipadukan dengan city tour mengunjungi 2 tempat bersejarah dan ikonik di Cirebon tersebut. Di dua tempat itulah peserta lomba menggali data dan informasi sekaligus mengeksekusi brief yang telah diberikan.

UMM melalui mahasiswa ilmu komunikasi, telah membuktikan bahwa komunikasi bukan hanya soal kata-kata, namun merasakan langsung proses kreatif mulai dari riset, produksi, hingga presentasi.

Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan kemampuan individu, tetapi juga menunjukkan semangat communicative, creative, and collaborative yang menjadi karakter unggulan Prodi Ilmu Komunikasi UMM.

Ajang SILAT APIK PTMA 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas kampus dapat melahirkan karya luar biasa dan memperkuat jejaring antar mahasiswa komunikasi PTMA se-Indonesia, sekaligus melestarikan budaya lokal di era digital.(*)

Penulis Hassan Al Wildan Editor Zahrah Khairani Karim

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu