Mahasiswa S-1 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Studi Islam dan Peradaban, Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), melaksanakan kegiatan Project Based Learning (PjBL) dalam mata kuliah Metodologi Studi Islam dengan tema “Internalisasi Nilai-nilai Islam dalam Kehidupan Sehari-hari”. Kegiatan ini berlangsung pada Ahad (4/1/2026), pukul 09.00–11.00 WIB, bertempat di Asrama Putra LKSA Muhammadiyah Rungkut.
Kegiatan PjBL tersebut dibimbing oleh dosen pengampu, Dr. Imtihanatul Ma’isyatuts Tsalitsah, S.Ud., M.Pd.I., sebagai bagian dari upaya pembelajaran aplikatif yang menekankan implementasi nilai-nilai keislaman secara langsung di tengah masyarakat. Sasaran kegiatan ini adalah santri asuh tingkat SD hingga SMP yang berada di bawah pengasuhan LKSA Muhammadiyah Rungkut.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menyajikan berbagai materi edukatif keislaman yang dikemas secara sederhana dan interaktif. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman tentang sabar dan syukur, pembinaan akhlak mulia, pembiasaan doa-doa harian, serta kegiatan game edukatif, seperti sambung ayat Al-Quran dan permainan berhadiah.
Pada akhir sesi, mahasiswa juga memberikan santunan kepada santri asuh sebagai bentuk kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan.
Koordinator kegiatan, Saris Taqi, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak hanya memenuhi tugas akhir mata kuliah, tetapi juga memberikan dampak emosional positif bagi anak-anak panti.
“Kami berharap tugas kuliah dapat terselesaikan dengan baik, sekaligus anak-anak panti merasa bahagia, senang, dan lebih bersemangat menjalani hari-hari mereka setelah kegiatan ini,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa terdapat kendala dalam koordinasi karena tidak dilakukan secara tatap muka. Meski demikian, Saris mengapresiasi keseriusan seluruh anggota tim dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan.
“Walaupun terasa kurang maksimal, kami berusaha semaksimal mungkin agar anak-anak panti puas dengan apa yang kami berikan,” tambahnya.
Terkait suasana kegiatan, Saris menuturkan bahwa pada awal pertemuan suasana masih terasa canggung. Namun, seiring berjalannya acara, interaksi semakin cair dan penuh kehangatan.
“Senyum mulai muncul, tawa terdengar, hingga kebahagiaan hadir secara alami dan menghangatkan suasana,” ungkapnya.
Hal senada juga terlihat dari respons santri asuh. Meski pada awalnya tampak kurang bersemangat, mereka tetap serius menyimak materi dan antusias mengikuti permainan edukatif yang diselenggarakan.
Sementara itu, Kepala Asrama Putra LKSA Muhammadiyah Rungkut, M. Ainul Yaqin Ahsan, M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada mahasiswa yang telah memilih lembaga ini sebagai tempat mengimplementasikan ilmunya. Kegiatan ini sangat positif dan insyaAllah berdampak baik bagi perkembangan emosional santri asuh,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi oase di tengah krisis sosial, krisis implementasi ilmu, dan krisis kepedulian yang kerap terjadi di masyarakat.
“Semoga mahasiswa semakin kuat dalam menjalani perkuliahan dan bermasyarakat, serta santri asuh dapat mempraktikkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan secara paripurna,” pungkasnya.
Kegiatan ini melibatkan delapan mahasiswa PAI, yakni Saris Taqi (koordinator), Annisah Nafiah, Atyka Himmatul Azizah, Aji Susanto Bimantara, Febrianti Nuraini Sahari, Putri Fazalia Ramadhani, Keisya Ayu Ramadhani, dan Romeo Dava Islami Putra Soegianto. Melalui PjBL ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga menguatkan peran sosial dan pengabdian kepada masyarakat.






0 Tanggapan
Empty Comments