Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa Prodi Kessos Ummad Ikuti Workshop Pengelolaan Dapur Umum Kebencanaan yang Digelar oleh RAPI dan Dinsos P3A Kota Madiun

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Muhammad Rizky Al Farrel dan Juniyah Firahmatika saat mengikuti Workshop Bengkel Kerja Pengelolaan Dapur Umum Kebencanaan (Pujoko/PWMU.CO)

PWMU.CO – Dua mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial (Kessos) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad) yang akan berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) mengikuti Workshop Bengkel Kerja Pengelolaan Dapur Umum Kebencanaan Kota Madiun pada Ahad (4/5/2025).

Kedua mahasiswa tersebut adalah Muhammad Rizky Al Farrel dan Juniyah Firahmatika, yang saat ini sedang menempuh studi di semester dua.

Workshop Pengelolaan Dapur Umum Kebencanaan ini diselenggarakan oleh Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 34 Kota Madiun bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Madiun.

Dosen Prodi Kessos Ummad, Qoniah MA menyampaikan bahwa melalui workshop ini, mahasiswa Prodi Kessos Ummad dapat memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan dapur umum kebencanaan.

“Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh banyak pengetahuan, mulai dari pemahaman dasar tentang dapur umum hingga praktik langsung dalam pengelolaan dan pendistribusian makanan,” ujarnya.

Selain itu, mahasiswa yang mengikuti workshop ini juga mendapatkan manfaat berupa pengetahuan mengenai kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mitigasi bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar bagi para korban.

“Manfaat lainnya, mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan tentang manajemen dapur umum sekaligus mengaplikasikan mata kuliah yang telah mereka pelajari,” terang Qoni’ah.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Praktik langsung pengelolaan makanan (Pujoko/PWMU.CO)

Sementara itu, Kaprodi Kesejahteraan Sosial Ummad, Muh Ni’am MA Sos menjelaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa Prodi Kessos dalam workshop pengelolaan dapur umum berkaitan dengan mata kuliah pilihan, yaitu Manajemen Bencana dan Isu Lingkungan.

Menurutnya, mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan praktis terkait mitigasi bencana dan isu-isu kebencanaan. Diharapkan, melalui mata kuliah ini, mahasiswa dapat memahami proses penanganan bencana serta memiliki kepekaan terhadap isu-isu kebencanaan dalam praktik profesi pekerjaan sosial.

“Salah satu bidang praktik dalam pekerjaan sosial berkaitan dengan kebencanaan (disaster social work), di mana pekerja sosial merupakan profesi yang memberikan pertolongan (helping profession) kepada orang yang memerlukan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), termasuk di antaranya korban bencana alam maupun bencana sosial,” jelas Ni’am. (*)

Penulis Pujoko Editor Ni’matul Faizah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu