Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa UMG Dampingi UMKM Desa Ngasin Atur Keuangan Usaha

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa UMG Dampingi UMKM Desa Ngasin Atur Keuangan Usaha
Foto bersama Peserta Pelatihan dan Pendampingan Pencatatan Keuangan UMKM di Desa Ngasin. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menggelar program Pendampingan dan Pelatihan Pencatatan Keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Ngasin, Sabtu (2/8/2025).

Program ini menjadi salah satu kegiatan unggulan yang bertujuan membantu pelaku UMKM mengatasi persoalan mendasar, yakni pengelolaan keuangan usaha yang belum tertata. Banyak pelaku usaha kecil masih mencampurkan keuangan pribadi dan usaha, sehingga sulit menilai keuntungan maupun kerugian usahanya.

Pelatihan diawali dengan pemaparan pentingnya pencatatan keuangan dalam mendukung keberlangsungan usaha. Mahasiswa KKN memberikan pemahaman bahwa pencatatan sederhana dapat menjadi kunci bagi perkembangan usaha dan memudahkan pelaku usaha dalam menyusun strategi ke depan.

Setelah materi, peserta diajak praktik langsung mencatat transaksi harian, mulai dari pemasukan, pengeluaran, hingga menghitung laba bersih. Mahasiswa KKN memperkenalkan dua metode pencatatan, yaitu manual menggunakan buku kas, serta digital melalui aplikasi sederhana yang bisa diakses lewat telepon genggam.

“Dengan mencatat keuangan secara teratur, para pelaku usaha bisa mengetahui produk mana yang paling laris, berapa besar biaya operasional, dan bagaimana strategi untuk meningkatkan keuntungan. Hal ini juga akan sangat membantu jika suatu saat mereka ingin mengajukan pinjaman atau mengembangkan usaha,” jelas salah satu mahasiswa pendamping.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul selama sesi pelatihan. Beberapa langsung mencoba mencatat transaksi di buku kas yang disediakan, sementara yang lain tertarik menggunakan aplikasi digital karena dinilai lebih praktis dan bisa memberikan laporan otomatis bulanan.

Program ini tidak berhenti pada satu kali pelatihan. Mahasiswa KKN melakukan pendampingan intensif agar pelaku UMKM benar-benar terbiasa mencatat keuangan secara tertib dalam aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga terampil dalam penerapannya.

Melalui program ini, UMKM di Desa Ngasin diharapkan lebih mandiri, memiliki manajemen usaha yang baik, serta mampu menghadapi tantangan ekonomi digital. Usaha kecil yang dikelola dengan pencatatan keuangan rapi diyakini berpeluang lebih besar untuk berkembang, meningkatkan pendapatan keluarga, dan berkontribusi bagi perekonomian desa. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu