Dalam upaya mendukung transformasi digital di tingkat desa, 14 orang Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Program Studi Sistem Informasi menggelar kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Website Desa yang berlangsung di balai Desa Dawarblandong Mojokerto, Sabtu (21/2/2026).
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kepala Desa beserta jajarannya ini merupakan bentuk komitmen bersama antara akademisi dengan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik warga Dawarblandong yang berbasis teknologi.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Dawarblandong, Ir H Winaryo, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi mahasiswa KKN UMG prodi sistem informasi yang telah membantu desa dalam pengembangan dan pengelolaan website desa.
Menurutnya, kolaborasi dan inovasi yang dilakukan ini bukan hanya sebagai formalitas penyelesaian kegiatan KKN, namun juga sebagai langkah nyata menuju tata kelola pemerintahan desa yang lebih modern, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat
“Saya berterima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada adik-adik mahasiswa KKN UMG yang membantu warga Desa Dawarblandong untuk melek teknologi terutama digitalisasi website. Ini sangat penting karena di era globalisasi teknologi sangat dibutuhkan demi kemajuan sebuah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap para staf dan perangkat desa dapat mengelola website tersebut secara aktif dan berkelanjutan demi kemajuan Desa Dawarblandong.
Kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan sharing materi antara mahasiswa KKN UMG dengan perangkat desa terkait fitur-fitur utama website, tata cara login admin, pengelolaan konten berita dan pengumuman, hingga pentingnya pembaruan data secara berkala.
Selama 90 menit proses kegiatan yang juga disertai praktik langsung menjadi sarana edukasi bagi perangkat desa agar dapat memahami secara teknis cara mengoperasikan dan memperbarui informasi di dalam website.
Dan juga sebagai bentuk dukungan berdampak dan berkelanjutkan program, mahasiswa KKN turut juga menyerahkan buku panduan (manual book) pengelolaan website kepada pihak desa.
Buku panduan ini diharapkan menjadi pegangan teknis bagi perangkat desa dalam mengelola dan mengembangkan website secara mandiri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan website Desa Dawarblandong dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat, sekaligus mendorong terwujudnya desa yang adaptif, informatif, dan siap menghadapi era digital.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments