Suasana penuh semangat dan kebersamaan menyelimuti SD Negeri 02 Bandungrejo selama sepekan, mulai Senin (9/2/2026) hingga Jumat (13/2/2026), dalam rangka pelaksanaan program Sosialisasi Anti Bullying dan Intoleransi oleh mahasiswa KKN Kelompok 2 Universitas Muhammadiyah Malang.
Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Kita Saling Menghargai: Cegah Bullying, Intoleransi, dan Bijak Bermedia Sejak Dini” ini bertujuan menanamkan nilai empati, toleransi, serta kesadaran untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
Dua Hari Edukasi Anti Bullying dan Intoleransi
Rangkaian sosialisasi dilaksanakan selama dua hari, yakni Senin dan Selasa (9–10/2/2026). Pada hari pertama, mahasiswa KKN menghadirkan materi tentang bahaya bullying melalui metode ceramah interaktif, studi kasus, serta drama singkat yang diperankan langsung oleh anggota KKN. Drama tersebut menggambarkan dampak perundungan terhadap korban, sehingga siswa dapat memahami pentingnya saling menghargai.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi anti bullying serta menyanyikan lagu bertema persahabatan sebagai bentuk komitmen bersama. Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam menjawab pertanyaan dan berbagi pengalaman.
Pada hari kedua, fokus materi beralih pada intoleransi dan pentingnya menghormati perbedaan. Melalui Forum Group Discussion (FGD), siswa diajak berdiskusi tentang sikap saling menghargai tanpa membedakan latar belakang, kondisi fisik, maupun kebiasaan teman sebaya. Materi juga menyinggung pentingnya bijak dalam menggunakan media digital untuk mencegah cyber bullying.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying dan intoleransi, membentuk perubahan sikap yang lebih positif, serta menumbuhkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif.
Mendukung Kegiatan Sekolah dan Try Out Kelas VI
Tidak hanya fokus pada sosialisasi, mahasiswa KKN juga turut membantu kegiatan belajar mengajar pada Rabu dan Kamis (11–12/2/2026). Mereka mendampingi guru dalam proses pembelajaran di kelas serta membantu pelaksanaan try out bagi siswa kelas VI pada hari Kamis.
Kehadiran mahasiswa KKN memberikan dukungan tambahan bagi sekolah, terutama dalam mempersiapkan siswa menghadapi evaluasi akademik. Bantuan tersebut disambut baik oleh para guru dan siswa yang merasa terbantu dengan pendampingan intensif selama kegiatan berlangsung.
Pada Jumat (13/2/2026), mahasiswa KKN kembali menunjukkan kontribusinya dengan membantu mengantarkan serta mendampingi siswa yang mengikuti lomba paskibra di SMP Negeri Pagak. Pendampingan ini menjadi bentuk dukungan moral sekaligus memastikan siswa dapat mengikuti lomba dengan tertib dan percaya diri.
Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, mahasiswa KKN Kelompok 2 menyerahkan vandel atau plakat kepada pihak sekolah disertai ucapan terima kasih atas kerja sama yang terjalin selama satu minggu kegiatan.
Kepala SD Negeri 02 Bandungrejo dalam sambutannya menyampaikan harapan agar program yang telah dilaksanakan memberikan manfaat berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa pihak sekolah sangat mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN.
“Kami berharap seluruh rangkaian sosialisasi yang telah dilaksanakan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter siswa. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan bantuan mahasiswa KKN selama satu minggu ini, termasuk dukungan dalam mendampingi serta memfasilitasi siswa yang mengikuti lomba paskibra di SMPN Pagak,” ungkapnya.
Membangun Generasi Berkarakter Sejak Dini
Selama kegiatan berlangsung, suasana terlihat hangat dan penuh interaksi positif antara mahasiswa KKN, guru, dan siswa. Program ini tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga momentum membangun kedekatan emosional serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, mahasiswa KKN Kelompok 2 Universitas Muhammadiyah Malang berhasil menghadirkan program pengabdian yang tidak hanya edukatif, tetapi juga kolaboratif dan bermakna bagi warga sekolah. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang bebas bullying, menjunjung tinggi toleransi, serta memperkuat karakter generasi muda di Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.






0 Tanggapan
Empty Comments