
PWMU.CO – Mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi (TI) Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (Ummah) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan membuat game edukasi berbasis kecerdasan buatan (AI) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Sabtu (12/10/2024).
Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan siswa mengenai konsep game edukasi dan teknologi AI. Selain itu, pelatihan ini juga berguna untuk meningkatkan keterampilan praktis dalam pengembangan game.
Pelatihan ini diikuti oleh 35 siswa dari jurusan Animasi dan Desain Komunikasi Visual (DKV). Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa Teknologi Informasi memberikan materi tentang dasar-dasar pembuatan game, teknik animasi, dan penerapan kecerdasan buatan dalam game.
Para peserta juga diajarkan cara menggunakan perangkat lunak GDevelope untuk merancang karakter dan lingkungan game yang menarik.
Salah satu Mahasiswa Teknologi Informatika Ummah, Nabil mengungkapkan bahwa game edukasi ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk belajar, karena bisa membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan interaktif.
“Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, kami juga ingin menunjukkan bagaimana teknologi dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran,” jelasnya.
Pelatihan ini tidak hanya terdiri dari sesi teori dan praktik, tetapi juga game.
Pemateri yang dihadirkan yaitu Dekan FIKTI Ummah, Zulaida Rahmi SKom MSc dan Dosen Universitas Malikussaleh, Nunsina ST MKom.
Setelah memahami konsep dasar, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk merancang game edukasi mereka sendiri. Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk berkolaborasi dan berbagi ide. Kolaborasi ini menciptakan suasana belajar yang produktif dan menyenangkan.
“Dengan pelatihan ini, kami berharap siswa dapat lebih tertarik untuk mengeksplorasi dunia teknologi dan animasi, serta memanfaatkan keterampilan yang mereka pelajari untuk menciptakan solusi inovatif di masa depan,” tambah Nabil.
Salah satu Peserta, Riza Ummayya mengungkapkan bahwa ia sangat senang bisa belajar tentang cara membuat game. Pelatihan ini juga membuat dia lebih paham tentang bagaimana game bisa digunakan untuk mengajarkan sesuatu dengan cara yang lebih menarik. (*)
Penulis Rizki Maulizar Editor Ni’matul Faizah






0 Tanggapan
Empty Comments