Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa UMRI Ajak Siswa SD Belajar Konservasi Penyu di Sea Turtle Island

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa UMRI Ajak Siswa SD Belajar Konservasi Penyu di Sea Turtle Island
Mahasiswa UMRI Ajak Siswa SD Belajar Konservasi Penyu di Sea Turtle Island, Foto: Ist/PWMU.CO
pwmu.co -

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang mengikuti Program PLP Internasional menggelar study tour edukatif bersama siswa kelas 3 hingga kelas 6 sekolah dasar di kawasan Sea Turtle Island, Thailand, sebuah pusat konservasi penyu yang fokus pada perlindungan satwa laut serta edukasi lingkungan.

Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa, siswa, guru pendamping, serta pemandu profesional dari lokasi konservasi. Melalui kegiatan belajar di luar kelas ini, para siswa diajak mengenal lebih dekat pentingnya menjaga kelestarian penyu sekaligus memahami ekosistem laut yang menjadi habitat satwa tersebut.

Belajar Konservasi Penyu Secara Langsung

Dalam kegiatan study tour tersebut, siswa mendapatkan pengalaman belajar secara langsung mengenai berbagai jenis penyu yang hidup di laut serta pentingnya upaya konservasi untuk melindungi satwa yang terancam punah.

Mereka juga diperkenalkan dengan siklus hidup penyu, mulai dari proses bertelur hingga penetasan. Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai berbagai ancaman yang dihadapi penyu di alam liar, seperti pencemaran laut hingga praktik perburuan ilegal.

Pendekatan pembelajaran langsung di lapangan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman siswa sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan laut sejak usia dini.

Mahasiswa UMRI Dampingi Proses Pembelajaran

Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa UMRI berperan aktif dalam mendampingi siswa. Mereka membantu menjelaskan materi yang disampaikan oleh pemandu konservasi sekaligus membimbing siswa selama proses observasi.

Mahasiswa juga mengarahkan diskusi serta memastikan para siswa tetap tertib dan fokus saat mengikuti sesi edukasi mengenai konservasi penyu dan lingkungan laut.

Guru Sambut Positif Kegiatan Edukasi Lingkungan

Para guru pendamping menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Selain itu, kegiatan belajar di luar kelas seperti ini dianggap mampu memberikan pengalaman baru bagi siswa karena mereka dapat melihat secara langsung satwa laut yang selama ini hanya dipelajari melalui buku atau media pembelajaran di kelas.

Banyak siswa juga mengaku merasa senang karena dapat menyaksikan penyu secara langsung sekaligus memahami pentingnya menjaga kebersihan laut dan habitat satwa laut.

Mahasiswa: Pembelajaran Lapangan Sangat Berharga

Solehatunisa, salah satu mahasiswa peserta Program PLP Internasional UMRI, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga baik bagi mahasiswa maupun siswa.

Menurutnya, pembelajaran yang dilakukan secara langsung di lapangan memberikan pemahaman yang lebih mendalam karena siswa dapat melakukan observasi secara nyata terhadap objek yang dipelajari.

“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga pengalaman langsung yang membuat mereka lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan,” ujarnya.

Edukasi dan Rekreasi Dipadukan

Melalui kegiatan study tour ini, unsur edukasi dan rekreasi berhasil dipadukan secara seimbang. Selain belajar mengenai konservasi penyu, siswa juga mendapatkan pengalaman wisata edukatif yang menyenangkan.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran serta tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini, khususnya bagi generasi muda agar lebih peduli terhadap kelestarian laut dan satwa yang hidup di dalamnya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu