Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Majelis Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah Banyuwangi Adakan Pembinaan Guru dan Karyawan di SMK Muda Genteng

Iklan Landscape Smamda
Majelis Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah Banyuwangi Adakan Pembinaan Guru dan Karyawan di SMK Muda Genteng
pwmu.co -
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Banyuwangi, Sujanto saat menyampaikan pembinaan kepada guru dan karyawan SMK

PWMU.CO – Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi mengadakan pembinaan bagi guru dan karyawan SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Genteng, Rabu (23/7/2025).

Kegiatan ini berlangsung di aula sekolah yang beralamat di Jalan Hasanudin Nomor 103 Genteng. Acara diikuti oleh seluruh guru dan karyawan SMK Muda Genteng.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Banyuwangi Drs Sujanto MM, didampingi oleh staf majelis Guntur Anggodo Putera dan Zaenudin. Turut hadir Pembina SMK Muda Genteng, Dr Mukhlis MSi.

Dalam sambutannya, Sujanto mengajak seluruh peserta untuk bersyukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat-Nya. Salah satunya adalah kemajuan pesat SMK Muda Genteng yang saat ini hampir mencapai 2.000 siswa.

“Semua ini merupakan hasil dari kerja keras dan kekompakan tim,” ujarnya.

Meski demikian, Sujanto tetap menekankan pentingnya promosi sekolah yang dilakukan secara berkelanjutan. Ia mengingatkan agar tidak menolak siswa baru hanya karena keterbatasan ruang kelas.

“Kalau ruangnya kurang, berarti harus ditambah. Dan itu perlu dimusyawarahkan bagaimana cara membangunnya. Semua siswa harus mendapatkan pelayanan terbaik,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan amanat dari Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah agar seluruh guru dan karyawan menjaga kualitas pendidikan di sekolah Muhammadiyah.

“Di Kabupaten Banyuwangi ini ada 43 lembaga pendidikan Muhammadiyah. Semuanya harus maju dan unggul dalam kualitas,” tuturnya.

Sujanto menekankan bahwa sekolah Muhammadiyah harus responsif terhadap setiap perubahan, termasuk pendekatan pembelajaran deep learning yang saat ini digagas oleh Kementerian Pendidikan.

Untuk mendukung hal tersebut, Majelis Dikdasmen bekerja sama dengan Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Banyuwangi akan menggelar workshop deep learning pada 3 Agustus 2025 dengan menghadirkan narasumber kompeten dari tingkat wilayah.

Di akhir penyampaiannya, Sujanto mengingatkan bahwa guru dan karyawan adalah kader persyarikatan yang akan melanjutkan gerakan dakwah Muhammadiyah.

“Jangan sampai menjadi guru yang tidak disukai siswa. Jadilah guru yang kehadirannya selalu dinanti. Dan jangan sampai ada pembelajaran yang tidak dihadiri guru,” pesannya. (*)

Penulis Taufiqur Rohman Editor Wildan Nanda Rahmatullah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu