Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Paciran Menggelar Workshop Deep Learning

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Pemateri (Isa Iskandar, SSi MPd CPS) Foto Bersama Panitia dan Peserta di Acara Workshop Deep Learning yang Diselenggarakan Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Paciran. (Ali Efendi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Dalam menyiapkan pemahaman awal bagi kepala/wakil kepala madrasah/sekolah dan guru-guru di lingkungan Cabang Muhammadiyah Paciran, maka Majelis Dikdasmen dan PNF Pimipinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Paciran, daerah Lamongan menyelenggarakan Workshop Deep Learning.

Workshop Deep Learning digelar hari Ahad (25/5/2025), bertempat di aula Tebing Cafe Paciran, Lamongan. Workshop menghadirkan pemateri nasional dan motivator, Isa Iskandar, SSi MPd CPS (Ketua Forum Guru Muhammadiyah/FGM Jawa Timur) dan Drs H Khusnul Aqib, MM, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

Workshop Deep Learning diikuti Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Wakil Ketua Bidang Pendidikan PCM Paciran, Ketua dan Anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Paciran, Kepala Madrasah/Sekolah dan Wakil Madrasah/Sekolah Tingkat MIM, MTsM/SMPM, MAM/SMAM/SMKM se PCM Paciran.

Acara dipandu Drs H Ahmad Khozin, selaku pembawa acara (MC), pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an oleh Ust Yusuf Abidin, SQ, dilanjutkan sambutan Drs Fahruddin, AM (Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Paciran) dan Abdullah Taufiq, MPd (Ketua PCM Paciran), serta doa dibacakan Ust Aminudin, SPd.

Drs H Khusnul Aqib, MM, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PAN, menyampaikan dalam sambutannya, “Terima kasih kepada PCM Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Paciran yang telah memberikan kesempatan kepada saya, juga kepada bapak/ibu/saudara kepala/wakil sekolah/madrasah dan guru-guru,” jelasnya.

Legislator Dapil Kabupaten Lamongan dan Gresik, menyampaikan, “Sekolah/madrasah dan guru Muhammadiyah harus siap menerima perubahan, termasuk perubahan kurikulum. Maka senantiasa mengikuti kemajuan teknologi saat ini merupakan hal yang harus dilakukan, guru Muhammadiyah menjadi salah satu kunci kemajuan. Selamat mengikuti workshop, semoga ilmu dan wawasannya bertambah,” pungkasnya.

Isa Iskandar, SSi MPd CPS sebagai Ketua FGM Jawa Timur menyampaikan materi utama tentang Deep Learning dalam kegiatan workshop. Pemateri nasional asal Gresik lebih banyak menjelaskan tentang pengalaman belajar dalam proses PBM yang meliputi proses memahami, mengaplikasi dan merefleksi.

“Ada tiga elemen utama dalam Deep Learning, di antaranya pembelajaran yang bermakna (Meaningful Learning), berkesadaran (Mindful Learning), dan menggembirakan (Joyful Learning). Ketiga elemen tersebut menjadi bagian pendekatan pembelajaran mendalam yang harus dilalui,” jelasnya.

Pertama, Meaningful Learning maknanya mendorong siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses belajar, seperti melakukan eksperimen atau proyek yang relevan dengan materi. Misalnya, siswa dapat melakukan percobaan sederhana untuk memahami konsep fisika atau biologi.

Kedua, Mindful Learning adalah mengaitkan materi pelajaran dengan konteks kehidupan sehari-hari. Contohnya, saat mempelajari ekosistem, siswa bisa melakukan observasi langsung di lingkungan sekitar atau membuat proyek tentang dampak perubahan iklim.

Ketiga, Joyful Learning merupakan proses menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui metode pembelajaran yang interaktif, seperti permainan edukatif atau penggunaan teknologi seperti aplikasi pembelajaran berbasis mobile yang menarik.

Pak Isa, demikian panggilan akrabnya, tidak hanya menjelaskan teori Deep Learning saja tetapi juga memberikan contoh-contoh model pembelajaran mendalam (Deep Learning). Contoh-contoh yang ditampilkan adalah yang sederhana di sekitar lingkungan sehari-hari, biaya cukup murah dan bahkan tidak mengeluarkan biaya.

Konsep Deep Learning disesuaikan dengan kondisi sekolah yang paling mendasar, seperti; visi dan misi sekolah, desain kurikulum, desain model PBM, rencana pembelajaran, serta penilaian (evaluasi). Sekolah/madrasah Muhammadiyah dalam menerapkan pendekatan Deed Learning harus memasukan nilai-nilai relegius dalam prosesnya.

Setelah paparan materi dari Isa Iskandar, SSi MPd CPS, selanjutnya moderator acara (Milazul Faidah, MPd) memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya terkait dengan materi yang disampaikan. Selesai dialog, acara Workshop Deep Learning kemudian ditutup resmi dan dilanjutkan dengan ramah tamah.

Penulis Ali Efendi Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan

Isa Iskandar, SSi MPd CPS (Ketua FGM Jatim) Memberikan Materi di Acara Workshop Deep Learning Didampingi Moderator (Milazul Faidah, MPd) yang Diselenggarakan Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Paciran. (Ali Efendi/PWMU.CO)
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu