
PWMU.CO – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melaksanakan kegiatan pendampingan penjaminan mutu pendidikan di daerah Madiun, yang mencakup Kabupaten dan Kota Madiun. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap selama bulan April 2025, dengan tujuan meningkatkan kualitas dan daya saing sekolah-sekolah Muhammadiyah di daerah tersebut menjelang tahun pelajaran 2025-2026.
Tahap pertama dilaksanakan pada Senin (21/4/2025) di SD Muhammadiyah Muhtadin. Kegiatan ini berfokus pada penyusunan target capaian siswa untuk dua bulan ke depan. Para kepala sekolah dan guru dari berbagai satuan pendidikan Muhammadiyah mengikuti diskusi dan bimbingan teknis terkait strategi peningkatan mutu pembelajaran, penguatan karakter siswa, dan perencanaan kurikulum berbasis capaian.
Tahap kedua berupa visitasi langsung ke sekolah dan madrasah Muhammadiyah. Visitasi di Kota Madiun dilakukan pada hari yang sama dengan tahap pertama, sementara di Kabupaten Madiun dilaksanakan pada Jumat (25/4/2025). Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi dan penguatan praktik baik yang telah diterapkan di masing-masing lembaga pendidikan.

Salah satu pendamping utama dalam kegiatan ini adalah Bapak Isa Iskandar, yang dikenal aktif dalam pembinaan mutu pendidikan Muhammadiyah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar sekolah-sekolah Muhammadiyah dapat menjadi pionir pendidikan, bukan sekadar mengikuti tren. “Sekolah Muhammadiyah harus menjadi following school‘, bukan follower school. Artinya, kita harus menjadi contoh yang diikuti oleh sekolah-sekolah lain. Menjadi pusat keunggulan pendidikan,” ujarnya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para kepala sekolah, termasuk Kepala MI Muhammadiyah Dolopo, Supriyono. Ia menyatakan rasa syukurnya atas program pendampingan tersebut. “Saya sangat senang dengan kegiatan ini. Semoga dengan adanya pendampingan dari Pimpinan Pusat, MI Muhammadiyah Dolopo bisa tumbuh dan berkembang menjadi sekolah besar seperti yang ada di kota-kota besar,” katanya.
Pendampingan penjaminan mutu ini diharapkan mampu memperkuat eksistensi dan kualitas sekolah-sekolah Muhammadiyah di Madiun, sekaligus menjadi langkah strategis untuk membangun pendidikan Islam yang unggul dan berkemajuan.
Penulis Supriyono Editor M Tanwirul Huda






0 Tanggapan
Empty Comments