Majelis Kesehatan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Mulyorejo menggelar kegiatan edukasi menyusui pada Sabtu (20/09/2025). Agenda tersebut berlangsung dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif.
Lebih lanjut, acara ini terselenggara atas kerja sama dengan Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya. Selain itu, juga Program Studi S1 Kebidanan dan D3 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Avicena Fakultas Ilmu Kesehatan UMSurabaya ini terhadiri oleh sejumlah tokoh penting.
Di antaranya Ketua Majelis Kesehatan PCA Mulyorejo Dr Musrifatul Uliyah SST MKes, Ketua PCA Mulyorejo Dra Hj Zaenab Nailiyah, serta Ketua Majelis Kesehatan PDA Kota Surabaya, drg Sri Hidayati.
Pentingnya Edukasi Menyusui
Dalam sambutannya, Ketua PCA Mulyorejo Dra Hj. Zaenab Nailiyah menegaskan bahwa edukasi menyusui sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya ASI sebagai fondasi awal kehidupan anak” ujarnya.
Sementara itu, drg Sri Hidayati menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas lembaga dalam menyukseskan acara ini. Ia berharap kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin guna memperkuat peran Aisyiyah dalam bidang kesehatan masyarakat.
Acara ini menghadirkan pemateri utama Umi Ma’rifah SST MKes. Sebagai informasi, Umi Ma’rifah seorang pakar di bidang kebidanan, konselor ASI, sekaligus Ketua Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan FIK UMSurabaya.
Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi adalah hak anak dan kewajiban yang perlu didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Edukasi menyusui bukan hanya untuk ibu, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan sekitar agar tercipta ekosistem yang mendukung keberhasilan pemberian ASI” jelas Umi Ma’rifah.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga terisi dengan sesi tanya jawab interaktif serta pembagian leaflet edukatif tentang teknik menyusui yang benar, posisi menyusui, dan manajemen laktasi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, harapannya semakin banyak ibu yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menyusui.
Sehingga angka keberhasilan pemberian ASI eksklusif di Surabaya khususnya, dapat terus meningkat.





0 Tanggapan
Empty Comments