Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Makna Ibadah Sehari-sehari: Renungan Pagi Kultum Subuh di CRM Award VI 

Iklan Landscape Smamda
Makna Ibadah Sehari-sehari: Renungan Pagi Kultum Subuh di CRM Award VI 
Suasana para jamaah mendengarkan kultum subuh. (Alfain Jalaluddin Ramadlan/PWMU.CO)
pwmu.co -

Udara dini hari di Banjarmasin masih terasa lembap ketika satu per satu peserta Finalis Cabang, Ranting, dan Masjid Award (CRM Award) VI LPCRPM Pimpinan Pusat Muhammadiyah tiba di Masjid Al Jihad, Rabu malam hingga menjelang subuh (13/11/2025).

Koper kecil, tas ransel, dan senyum lelah tapi bahagia menyertai langkah mereka memasuki halaman masjid. Di antara rasa kantuk yang belum sepenuhnya sirna, semangat spiritual justru mulai menyala. Subuh hari itu menjadi awal yang bermakna bagi para pejuang dakwah dari berbagai penjuru tanah air.

Menjelang adzan subuh, masjid yang berarsitektur megah itu kian ramai. Para peserta bergegas mengambil wudhu, meluruskan saf. Usai salat berjamaah, Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah, Jamaluddin Ahmad, mempersilakan H. Iskak Sulistiya untuk memberikan kajian subuh yang menjadi pembuka kegiatan hari itu.

Suasana tenang. Lampu-lampu masjid berpendar lembut di antara wajah-wajah penuh harap. Dari mimbar utama, H. Iskak memulai dengan kalimat yang langsung mengetuk hati:

 “Hidup seorang Muslim sejatinya adalah ibadah sejak membuka mata hingga kembali terpejam. Tidak ada ruang kosong tanpa ibadah bagi orang yang beriman.”

Makna Luas dari Ibadah

Ia kemudian mengajak jamaah untuk memahami makna ibadah secara lebih luas. Menurutnya, ibadah tidak hanya terbatas pada ritual di masjid seperti salat, puasa, dan zikir, tetapi mencakup seluruh aktivitas hidup: bekerja, belajar, bahkan berorganisasi, asal dilandasi niat untuk mendekatkan diri kepada Allah.

 “Kalau hidup kita hanya memaknai ibadah sebatas yang dilakukan di masjid, maka pandangan kita terlalu sempit. Rasulullah justru mengajarkan bahwa bekerja menafkahi keluarga, menolong sesama, dan menjaga amanah juga bagian dari ibadah,” ungkapnya.

H. Iskak menambahkan, ada dua pilar utama dalam beribadah: melaksanakan perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya. Kedua hal ini menjadi tolok ukur keikhlasan dan ketulusan seorang mukmin.

Antara Rasa Malas dan Ruh Keikhlasan

Dengan gaya santai namun penuh makna, H. Iskak mengutip QS. An-Nisa ayat 142, yang menyindir orang-orang yang salat dengan malas.

 “Salat itu bisa sama gerakannya, tapi tidak sama nilainya. Ada yang sekadar gugur kewajiban, ada yang benar-benar berjumpa dengan Tuhannya,” ujarnya lembut.

Ia menegaskan, ruh keikhlasan adalah inti dari ibadah. Tanpa niat yang tulus, ibadah hanya menjadi rutinitas tanpa jiwa. Karena itu, ia mengajak para peserta CRM Award untuk memeriksa kembali motivasi dalam setiap amal.

“Jangan sampai kita rajin ke masjid, aktif berorganisasi, tapi hati kita masih mencari pujian manusia. Ibadah sejati hanya karena Allah,” pesannya.

Islam Itu Memudahkan, Bukan Menyulitkan

Menariknya, H. Iskak juga membahas tentang rukhshah—keringanan dalam beribadah—sebagai bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Ia menjelaskan bahwa Islam tidak datang untuk memberatkan, melainkan memberi kemudahan agar manusia tetap bisa beribadah dalam segala situasi.

“Ketika kita sakit, boleh duduk. Ketika safar, boleh jama’ atau qashar. Semua itu tanda bahwa Allah ingin kita tetap dekat kepada-Nya, bukan malah menjauh karena kesulitan,” terang H. Iskak.

Sebelum menutup kajian, H. Iskak berpesan agar para peserta menjadikan seluruh aktivitas dakwah dan organisasi sebagai bentuk ibadah.

 “Berorganisasi di Muhammadiyah itu bukan sekadar kerja sosial. Ia adalah wujud pengabdian kepada Allah. Setiap rapat, perjalanan, dan keputusan bisa bernilai ibadah bila diniatkan untuk kebaikan umat,” tegasnya.

Ucapan itu disambut anggukan para peserta. Ada getar haru yang terasa di antara saf-saf jamaah. Setelah kajian selesai, mereka saling berjabat tangan, bersiap menjalani agenda padat CRM Award hari itu, dengan semangat baru bahwa setiap langkah pun bisa menjadi ibadah. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu