Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Makna Idul Adha ala Staf SMA Fourmula: Pengabdian Ikhlas dan Penguat Kebersamaan Sekolah

Iklan Landscape Smamda
Makna Idul Adha ala Staf SMA Fourmula: Pengabdian Ikhlas dan Penguat Kebersamaan Sekolah
pwmu.co -
Foto Temon Bagus Hidayahtullah (Fathan Faris Saputro/PWMU.CO)

PWMU.CO – Hari Raya Idul Adha bukan sekadar momen penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum refleksi spiritual dan sosial. Hal inilah yang dirasakan Temon Bagus Hidayahtullah, staf Tata Usaha (TU) di SMA Muhammadiyah 4 Lamongan (SMA Fourmula), yang membagikan pandangannya dalam wawancara pada Rabu (4/6/2025).

Pria kelahiran Surabaya, 7 Juli 1999, menyebut bahwa Idul Adha memiliki makna mendalam bagi seorang staf TU di lingkungan sekolah. “Idul Adha mengajarkan nilai pengabdian, ketulusan, dan kerja keras, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim. Di sekolah, staf TU bisa memaknainya dengan meningkatkan pelayanan secara ikhlas, membantu guru dan siswa tanpa pamrih,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa staf TU memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan keagamaan sekolah, termasuk dalam aspek logistik saat pelaksanaan kurban. “Kami harus menjadi teladan dalam hal disiplin dan kesabaran, meneladani kisah para nabi,” tambah Temon.

Mengulas lebih dalam, ia memetik sejumlah pelajaran dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Nilai-nilai seperti ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan menjadi pedoman dalam menjalani tugas sehari-hari.

“Kisah itu mengajarkan kita untuk melepas ego pribadi demi kepentingan bersama, sesuatu yang sangat relevan dalam kehidupan sekolah,” tuturnya.

Menurut Temon, perayaan Idul Adha juga bisa menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga sekolah. Ia menekankan pentingnya gotong royong dalam penyembelihan hewan kurban, berbagi daging kepada yang membutuhkan, serta memperkuat silaturahmi melalui kegiatan halalbihalal.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Bahkan, diskusi nilai-nilai kurban bisa menjadi materi pembelajaran atau kultum singkat yang sarat makna,” ucapnya.

Di akhir wawancara, Temon menyampaikan harapannya bagi seluruh warga SMA Fourmula. “Semoga siswa bisa meneladani ketabahan Nabi Ismail dalam belajar dan menghadapi ujian. Guru dan staf bisa mengamalkan keikhlasan Nabi Ibrahim dalam mendidik dan melayani. Mari jadikan Idul Adha sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan, bukan sekadar seremonial,” pungkasnya. (*)

Penulis Fathan Faris Saputro Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu