Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik) adakan kegiatan Malam Keakraban (Makrab) bertajuk “Ceria Tanpa Batas, Akrab Tanpa Sekat!” untuk mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) angkatan 2025/2026 pada Selasa (4/11/2025).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi PAI, Fakultas Agama Islam UM Gresik ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa baru sekaligus mengasah kemampuan public speaking yang menjadi bekal penting bagi calon pendidik.
Acara yang diselenggarakan di Aula Fakultas Agama Islam UM Gresik ini menghadirkan pakar komunikasi Bayu Rahmat Hidayat, S.T. sebagai pemateri utama.
Sesi materi yang dipandu oleh Bayu Rahmat Hidayat, S.T. berlangsung dinamis dan interaktif. Bayu memaparkan tiga pilar utama komunikasi publik, yaitu cara menyampaikan pesan secara jelas, penguasaan materi secara mendalam, dan penggunaan bahasa tubuh yang tepat saat berinteraksi dengan audiens.
Ia menekankan bahwa mahasiswa PAI harus menguasai ilmu agama sekaligus seni dalam menyampaikannya kepada orang lain.
“Sebelum Anda berbicara, pahami dulu siapa yang mendengarkan Anda. Itu adalah setengah dari kesuksesan presentasi,” tegas Bayu Rahmat Hidayat, S.T. di hadapan para peserta.
Selain itu, Bayu membimbing para peserta menata alur pidato mulai dari pembukaan yang menarik, isi yang terstruktur, hingga penutupan yang meninggalkan kesan mendalam. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ritme dan intonasi suara agar penyampaian materi tidak terdengar monoton.
Untuk mempraktikkan teori yang dipaparkan, sejumlah latihan langsung diadakan di sela-sela materi. Para mahasiswa diminta melakukan presentasi singkat dengan topik spontan sehingga mereka terbiasa berbicara tanpa persiapan panjang. Setiap peserta kemudian merekam penampilannya sendiri guna mengevaluasi gestur dan kontak mata mereka.
Selain itu, dilakukan simulasi tanya jawab (Q&A) yang membantu mahasiswa meningkatkan kepercayaan diri dalam menjawab pertanyaan audiens. Peserta juga mendapat panduan praktis tentang cara mengatur tempo bicara dan teknik sederhana untuk meredam gugup sebelum naik panggung.
Suasana sesi latihan tampak santai namun tetap interaktif, dengan diskusi kelompok, sesi tanya jawab yang dinamis, serta umpan balik konstruktif dari Bayu dan para fasilitator.
Acara Malam Keakraban ini berhasil menumbuhkan kesadaran dan keterampilan praktis public speaking di kalangan mahasiswa PAI.
Sebelum menutup sesi, Bayu kembali menekankan agar keterampilan berbicara di depan umum ini menjadi kebiasaan yang rutin dilatih.
Ia mengajak mahasiswa untuk terus berlatih dan menerapkan teknik yang telah dipelajari, sehingga kepercayaan diri mereka semakin mantap saat tampil di berbagai forum perubahan baik dalam kegiatan akademik, aktivitas dakwah, maupun kesempatan non-akademik lainnya.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, panitia, dan Bayu Rahmat Hidayat, S.T. Panitia juga mengumumkan program pelatihan lanjutan bagi mahasiswa yang ingin semakin mendalami keterampilan presentasi mereka.
Diharapkan, materi public speaking yang diberikan dapat menjadi bekal kuat bagi mahasiswa PAI Fakultas Agama Islam UM Gresik, agar ke depan mereka tampil lebih profesional dan komunikatif sebagai agen perubahan.






0 Tanggapan
Empty Comments