Program Tahfidz Class SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi berkarakter Qurani melalui berbagai kegiatan keislaman. Salah satu ikhtiar tersebut diwujudkan melalui kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) yang dilaksanakan pada Jumat–Sabtu (23–24/1/2026).
Kegiatan Mabit ini diikuti seluruh siswa Tahfidz Class Smamita sebagai sarana penguatan iman, pembinaan akhlak, serta penanaman kedisiplinan spiritual di tengah padatnya aktivitas akademik.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti rangkaian agenda bernuansa religius, mulai dari kajian keislaman bertema Adab Penghafal Al-Qur’an, halaqah Al-Qur’an, brainstorming, tasmi’ hafalan, fun game, qiyamul lail, hingga sesi refleksi diri. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membangun kedekatan siswa dengan Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab dan keistiqamahan dalam beribadah.
Koordinator Program Tahfidz Smamita, Donny Afif, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan Mabit menjadi momen penting dalam penguatan ruhiyah siswa. Menurutnya, siswa Tahfidz tidak hanya ditargetkan unggul dalam hafalan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Mabit ini menjadi ruang pembinaan karakter Qurani. Di dalamnya siswa dilatih kedisiplinan, kebersamaan, serta kesungguhan dalam menjaga hafalan dan memperbaiki kualitas ibadah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba) Smamita, Miftahol Jannah, S.Ag., M.Pd, menegaskan bahwa Mabit bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis dalam pembentukan kepribadian siswa.
“Alhamdulillah, kegiatan Mabit berjalan dengan sangat baik. Kami melihat antusiasme dan kesungguhan siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari shalat berjamaah, tilawah Al-Qur’an, qiyamul lail, hingga kajian keislaman. Ini menunjukkan semangat mereka untuk terus memperbaiki diri,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan spiritual sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter siswa di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks. Melalui Mabit, siswa dilatih untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya adab, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
“Kami berharap kegiatan ini mampu menanamkan nilai keikhlasan, kedisiplinan, serta kebiasaan ibadah yang istiqamah sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di masyarakat,” tambahnya.
Antusiasme siswa tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti setiap agenda dengan khidmat dan penuh semangat. Salah satu siswa Tahfidz mengungkapkan bahwa kegiatan Mabit memberikan ketenangan batin sekaligus motivasi untuk terus menjaga hafalan dan memperbaiki akhlak.
Melalui kegiatan Malam Bina Iman ini, Smamita berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh iman, berakhlak mulia, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Program ini menjadi bagian dari ikhtiar sekolah dalam menyiapkan kader persyarikatan yang berintegritas dan berjiwa Islami. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments