Memasuki malam ketiga Ramadan 1447 H, jamaah melaksanakan shalat Tarawih di Masjid Al-Amien, Pusat Dakwah Muhammadiyah Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Genteng Wetan I, Kamis (19/2/2026).
Shalat Tarawih diikuti jamaah masjid dan warga Muhammadiyah Ranting Genteng Wetan I. Pelaksanaan ibadah diawali dengan 2 rakaat shalat iftitah, dilanjutkan 4 rakaat salam, 4 rakaat salam, serta ditutup 3 rakaat witir.
Sejak pukul 19.00 WIB, Masjid Al-Amien yang berlokasi di Jalan Hasanudin Nomor 103 Genteng, Banyuwangi, telah dipadati jamaah. Sebelum Tarawih, jamaah terlebih dahulu melaksanakan shalat Isya berjamaah dengan khusyuk.
Shalat Isya dan Tarawih dilaksanakan di ruang utama masjid yang berada di lantai dua. Untuk penataan saf, takmir membagi ruangan menjadi dua bagian yang dipisahkan dengan kain satir. Jamaah laki-laki menempati bagian depan, sedangkan jamaah perempuan berada di bagian belakang.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng, Taufiqur Rohman, M.Pd.I., bertindak sebagai imam. Rangkaian shalat berlangsung tertib dan khusyuk.
Sebagaimana kegiatan dakwah di masjid-masjid kawasan PCM Genteng, Masjid Al-Amien juga menyelenggarakan kultum Ramadan sebagai upaya meningkatkan keimanan jamaah.
Dalam kultumnya, Taufiqur Rohman menjelaskan bahwa tujuan utama orang-orang mukmin berpuasa adalah meraih ketakwaan. Ia membacakan ayat Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183 sebagai landasan penjelasannya.
“Takwa inilah yang menjadi tujuan utama kita berpuasa,” ujarnya.
Menurutnya, tujuan tersebut tidak boleh dilupakan oleh setiap Muslim yang menjalankan puasa, sehingga ibadah yang dilakukan tetap terarah untuk meraih keridhaan Allah SWT.
Ia mengajak jamaah melaksanakan puasa dengan penuh kesungguhan, keikhlasan, serta senantiasa mengharap ridha Allah.
Ustaz asal Pandan itu juga mendoakan agar seluruh amal ibadah jamaah diterima Allah SWT dan mendapat pahala yang berlipat.
Ia berharap seluruh amaliah yang dikerjakan sejak awal hingga akhir Ramadan 1447 H dapat ditunaikan dengan baik dan benar sesuai tuntunan syariat Islam sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments