Suasana khusyuk dan penuh semangat ibadah terasa begitu hangat di Masjid Baitul Muslimin Jambean, RT 2 RW 1 Dusun Kebaman, Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, pada Kamis malam (19/2/2026). Salat Isya dan Tarawih malam ketiga Ramadan dipimpin oleh Zaenal Fanani yang juga menjabat sebagai Bendahara Masjid Baitul Muslimin Srono.
Pada salat Isya, imam membacakan ayat-ayat terakhir Surah Al-Baqarah yang dilanjutkan dengan Surah Al-‘Adiyat. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibaca secara tartil membuat jamaah semakin larut dalam kekhusyukan dan ketenangan ibadah.
Seusai salat Isya, sebelum melaksanakan Tarawih delapan rakaat yang dibagi menjadi dua sesi, masing-masing empat rakaat, jamaah terlebih dahulu menunaikan salat iftitah dua rakaat dengan bacaan sir (pelan). Suasana masjid tetap tertib dan penuh kekhidmatan.
Pada empat rakaat pertama Tarawih, imam membacakan Surah Ad-Duha, Al-Ma’un, Al-Lahab, dan Al-Insyirah. Sementara itu, pada empat rakaat berikutnya dibacakan Surah Al-Bayyinah, At-Takasur, Al-Kafirun, dan Al-Falaq. Rangkaian ibadah malam itu kemudian ditutup dengan salat Witir tiga rakaat, dengan bacaan Surah Al-A’la, An-Nas, dan Al-Ikhlas.
Menjaga Salat Fardhu
Malam ketiga Tarawih ini tampak lebih ramai dibandingkan malam sebelumnya. Jamaah yang hadir tidak hanya kaum bapak, tetapi juga ibu-ibu, remaja, hingga anak-anak. Kehadiran generasi muda menambah semarak suasana masjid. Kebersamaan yang terjalin di antara jamaah menjadi pemandangan yang menyejukkan sekaligus membangkitkan semangat untuk terus memakmurkan masjid.
Dalam tausiyah singkatnya, Zaenal Fanani mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan bulan Ramadan dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan pentingnya menjaga salat fardu lima waktu secara berjamaah serta memperbanyak salat sunah sebagai bentuk peningkatan kualitas ibadah. Ramadan, menurutnya, adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.
Takmir masjid, Ashari, yang juga Sekretaris PCM Muhammadiyah Srono, menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya partisipasi masyarakat. Ia berharap semangat beribadah ini terus terjaga hingga akhir Ramadan dan tetap berlanjut pada bulan-bulan berikutnya.
Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi kesempatan emas untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt. Semoga setiap langkah menuju masjid dan setiap doa yang dipanjatkan membawa keberkahan bagi seluruh jamaah dan masyarakat sekitar. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments