Udara sejuk pegunungan Wonosalam malam itu tidak menyurutkan semangat tim Kwartir Daerah Hizbul Wathan (HW) Lamongan untuk terus berdiskusi dan berkoordinasi.
Mereka berdiskusi di sela pelaksanaan, Pelatihan Kepemimpinan Pelajar Muhammadiyah (PKPM) 2025 yang berlangsung di Cinta Alam Indonesia (CAI) Wonosalam, Jombang.
Para anggota Kwarda HW Lamongan justru memanfaatkan waktu malam untuk memperkuat strategi kegiatan keesokan harinya.
Ratusan Pelajar Ikut Meramaikan
Kegiatan PKPM 2025 ini terselenggara oleh Forum Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan dan diikuti oleh 13 SMK Muhammadiyah. Dengan masing-masing sekolah mengirimkan 10 peserta terbaik.
Dengan demikian, total peserta yang mengikuti pelatihan ini mencapai 130 pelajar Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Selasa-Kamis (28–30/10/2025) ini terancang untuk membentuk generasi muda Muhammadiyah yang berjiwa pemimpin, berkarakter islami, dan memiliki semangat berorganisasi yang tinggi.
Dalam kegiatan tersebut, Kwarda HW Lamongan mendapat amanah dari panitia untuk mengisi dua sesi penting. Pertama, menjadi pemateri pada hari kedua (29/10/2025) dengan tema “Hizbul Wathan: Kepanduan Islami yang Menarik dan Menyenangkan.”
Materi ini tersampaikan oleh Ramanda Ainur Rofiq, atau yang akrab dengan sapaan Ramanda Rofiq, selaku Sekretaris Kwarda HW Lamongan, pada pukul 15.30–17.00 WIB.
Kedua, Kamis (30/10/2025), Kwarda HW Lamongan juga mendapat amanah sebagai pengisi kegiatan Outbond dan Fun Game, yang menjadi bagian paling dinanti oleh seluruh peserta PKPM.
Meski jadwal kegiatan cukup padat, semangat tim Kwarda HW Lamongan tidak padam begitu malam tiba. Seusai sesi materi sore hari, rombongan Kwarda HW Lamongan yang terdiri dari Ramanda Sande (Ketua Kwarda HW Lamongan), Ramanda Ainur Rofiq (Sekretaris), hingga Ramanda Biul (Bendahara).
Kemudian ada juga Ramanda Nurhadi, Ramanda Ghozi, dan Ramanda Arham selaku wakil ketua, mengadakan briefing malam di salah satu warung kopi depan Polsek Wonosalam.
Diskusi Penuh Keakraban
Dalam suasana dingin khas pegunungan dan ditemani aroma kopi hangat, para Ramanda berdiskusi penuh keakraban. Mereka berdiskusi mengenai konsep dan teknis pelaksanaan kegiatan Outbond dan Fun Game yang akan digelar keesokan paginya.
Diskusi tersebut dipimpin langsung oleh Ramanda Rofiq, yang menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan seluruh anggota dalam memandu kegiatan besok agar berjalan lancar, seru, dan bermakna.
“Besok pagi kita bukan hanya menghibur peserta, tapi juga memberikan pengalaman berharga yang menanamkan semangat kebersamaan dan nilai kepemimpinan. Kegiatan fun game harus menyenangkan, tapi tetap ada pesan dan manfaatnya” ujar Ramanda Rofiq dalam diskusinya malam itu.
Dalam kesempatan yang sama, Ramanda Sande selaku Ketua Kwarda HW Lamongan juga memberikan arahan dan motivasi kepada tim. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar permainan, tetapi sarana pendidikan karakter bagi peserta PKPM.
“Kita ingin peserta merasa senang dan menikmati kegiatan ini. Namun, lebih dari itu, mereka harus pulang membawa semangat baru, nilai-nilai kebersamaan, serta pengalaman berharga yang bermanfaat bagi kehidupan mereka di sekolah dan organisasi” tuturnya penuh harap.
Setelah penyampaian arahan dari Ramanda Sande, diskusi berlanjut dengan pembagian tugas dan peran untuk masing-masing anggota Kwarda HW Lamongan.
Ramanda Rofiq membagi tanggung jawab teknis, mulai dari tim pengarah permainan, tim pengawas lapangan, hingga tim pendukung peralatan.
Saksi Semangat Kader HW
Semua anggota tampak antusias dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi kesuksesan kegiatan Outbond dan Fun Game esok hari.
Malam yang dingin dan gelap itu justru menjadi saksi semangat para kader Hizbul Wathan yang tak kenal lelah. Suasana hangat di antara canda dan tawa Ramanda HW Lamongan mencerminkan nilai-nilai kepanduan islami yang sesungguhnya — kerja sama, tanggung jawab, dan ketulusan dalam mengabdi.
Kegiatan diskusi malam tersebut menjadi bukti nyata bahwa malam bukanlah alasan untuk berhenti berkarya dan berdedikasi.
Justru dalam keheningan malam, semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab tim HW Lamongan semakin kuat, demi memberikan pengalaman terbaik bagi para peserta PKPM 2025.
Melalui kegiatan ini, Kwartir Daerah HW Lamongan tidak hanya menjalankan amanah sebagai pengisi acara. Tetapi juga menanamkan nilai-nilai penting kepada para pelajar Muhammadiyah.
Bahwa kepemimpinan sejati lahir dari proses, kebersamaan, dan semangat tanpa henti bahkan di tengah malam yang dingin sekalipun.





0 Tanggapan
Empty Comments