Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Karangasem (Mamsaka) menggelar Workshop Bisnis bertema “Cara Menghasilkan Cuan dari TikTok dan Shopee” pada Minggu (19/10/2025).
Bertempat di Masjid Al Karomah Padeg Sumurgayam Paciran, kegiatan ini terhadiri oleh para seluruh siswa dan sejumlah guru pendamping.
Lebih lanjut, acara tersebut menghadirkan dua narasumber muda inspiratif. Yaitu Rifki Wahyudi, seorang Affiliate TikTok, dan Andi Vidiyanto, pemilik Kandang Keramat sekaligus Affiliate Shopee dan TikTok.
Guru Mamsaka, Pebisnis Digital
Kedua narasumber tersebut merupakan guru mamsaka yang juga mendalami bisnis di dunia digital. Mereka berbagi pengalaman nyata dalam mengelola bisnis digital dan strategi mendapatkan penghasilan melalui platform e-commerce serta media sosial.
Kepala Mamsaka, Purwanto MPd mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata madrasah dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan peluang ekonomi digital.
“Kami ingin siswa Mamsaka memiliki wawasan luas, tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kreatif dan berjiwa wirausaha” ujarnya.
Materi yang tersampaikan dalam workshop meliputi pengenalan sistem affiliate marketing, cara membuat konten promosi menarik di TikTok, hingga strategi menjual produk secara efektif di Shopee.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama ketika para narasumber menunjukkan contoh nyata dari hasil penjualan dan strategi pemasaran yang terbukti berhasil.
Tekankan Pentingnya Konsistensi
Dalam pemaparannya, Rifki Wahyudi mengungkapkan pentingnya membangun konsistensi dalam membuat konten.
“Di TikTok, kuncinya bukan hanya viral, tapi bagaimana konten kita bisa dipercaya dan mendorong orang membeli. Dari situ, cuan datang dengan sendirinya” katanya disambut antusias para peserta.
Sementara itu, Andi Vidiyanto menambahkan bahwa peluang bisnis online terbuka bagi siapa saja, termasuk pelajar.
“Mulai saja dulu. Tidak perlu modal besar. Yang penting punya kemauan, kreativitas, dan terus belajar dari tren pasar” ujarnya memotivasi.
Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga mendorong peserta untuk mencoba langsung membuat ide konten promosi produk sederhana. Dengan pendampingan narasumber, mereka diajak memahami alur kerja dari perencanaan hingga eksekusi promosi.
Workshop ini merupakan bagian dari program penguatan literasi digital di Mamsaka yang terus dikembangkan untuk menjawab tantangan zaman.
Harapannya, para siswa mampu memanfaatkan teknologi bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana produktif untuk meraih peluang ekonomi baru.
Kegiatan berlangsung hingga siang hari dengan suasana penuh semangat dan inspiratif. Para peserta mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dan motivasi untuk mulai mencoba bisnis digital sejak dini.






0 Tanggapan
Empty Comments