Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Manasik Haji KBIHU Jabal Nur, Menyemai Kesiapan Menuju Baitullah

Iklan Landscape Smamda
Manasik Haji KBIHU Jabal Nur, Menyemai Kesiapan Menuju Baitullah
Foto bersama seusai manasik haji (Foto: Muhajir/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pagi itu, Ahad (25/1/2026), Lapangan Basket Smamda Sidoarjo tampak berbeda. Sekitar 200 calon jemaah haji memadatinya dengan balutan semangat dan kekhusyukan untuk mengikuti manasik haji KBIHU Jabal Nur di bawah Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah PDM Sidoarjo.

Peserta manasik haji berdatangan sejak pukul 06.00 pagi karena kegiatan diawali dengan senam kebugaran yang dipandu instruktur dari KBIHU Jabal Nur. Para peserta mengikuti dengan antusias setiap gerakan yang dicontohkan.

KBIHU Jabal Nur yang mempunyai tagline Selalu di Hati memiliki tekad bahwa jemaah haji yang dibimbing harus mandiri dan memahami setiap rangkaian ibadah. Tidak hanya sekadar mengikuti pembimbing, tetapi juga mengetahui makna, doa, serta urut-urutannya.

Setelah senam bersama, para peserta manasik haji bersiap mengenakan pakaian ihram. Awalnya, para bapak merasa enggan karena belum terbiasa dengan pakaian ihram, tetapi lama-kelamaan mereka mulai terbiasa.

Para peserta dikelompokkan menjadi enam rombongan. Setiap rombongan terdiri atas empat regu, dan setiap regu beranggotakan 10 sampai dengan 13 orang. Pembagian ini disesuaikan dengan kebutuhan yang akan diterapkan di Tanah Suci.

Sebanyak 20 pembimbing KBIHU Jabal Nur mempersiapkan miniatur yang dibutuhkan, seperti Ka’bah, Maqam Ibrahim, tempat minum air Zamzam, Bukit Shafa dan Marwa, Mina, Arafah, Muzdalifah, serta Jamarat Ula, Wustha, dan Aqabah.

Kegiatan ini merupakan rangkaian manasik haji yang dimulai pada 11 November 2025 dan dilaksanakan setiap hari Ahad.

Manasik yang diselenggarakan KBIHU Jabal Nur benar-benar menerapkan praktik umrah dan haji sebagaimana yang dilakukan di Tanah Suci. Tidak hanya sekadar teori atau materi, manasik kali ini dilaksanakan sesuai dengan kondisi yang akan dihadapi jemaah di Tanah Suci.

Para peserta manasik haji tidak hanya dibekali teori tata cara ibadah haji dan umrah, tetapi juga kesiapan fisik dengan mengajak peserta berjalan kurang lebih 3 hingga 4 kilometer.

Mashadi, peserta manasik haji asal Sedati, memberikan testimoninya.

“Saya merasa sangat puas dengan bimbingan oleh KBIHU Jabal Nur karena tidak hanya teori yang diberikan, akan tetapi semuanya sudah diberikan, seperti kesehatan dan kebugaran selama di tanah suci. Dan manasik ini dilakukan sampai 11 kali.”

Salam Jabal Nur Selalu di Hati.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu