Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Waru kembali menggelar Kajian Rutin di Masjid An-Nur Waru, Kabupaten Pamekasan, Sabtu malam Ahad (13/9/2025).
Hadir sebagai pemateri Ustaz Dr Samheri SHI MSy Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren PDM Pamekasan, dengan mengangkat tema Manifestasi Cinta Kepada Rasul dengan Meneladani Akhlaknya dalam Kehidupan Sehari-hari.
Acara yang dimulai selepas salat Magrib ini diikuti oleh puluhan jamaah dari berbagai kalangan. Meskipun dimulai agak terlambat sekitar 30 menit karena pemateri terjebak macet arus balik santri, suasana tetap cair dan penuh antusiasme.
Ustaz Samheri menyampaikan materi dengan gaya humoris, hangat, dan interaktif sehingga dialog antara beliau dan jamaah berlangsung akrab tanpa jarak.
Rasulullah sebagai Teladan Hidup
Kajian diawali dengan penegasan firman Allah dalam Q.S. Al-Ahzab [33]: 21, bahwa Rasulullah merupakan uswah hasanah (suri teladan yang baik) bagi orang-orang beriman yang mengharap rahmat Allah dan hari akhir.
Menurut Ustaz Samheri, siapa pun yang ingin memperoleh kebahagiaan sejati harus menjadikan Nabi Muhammad sebagai teladan hidup.
“Ilmu pengetahuan bisa dicapai tanpa iman, terbukti banyak orang Jepang pintar dalam sains dan teknologi. Namun, tanpa iman mereka tetap tidak menemukan ketenangan hidup. Lihatlah, angka bunuh diri tinggi, bahkan ada fenomena menikah dengan boneka. Sebab, kebahagiaan dan ketenteraman hati hanya lahir dari iman dan zikir kepada Allah,” ujarnya, seraya mengutip Q.S. Ar-Ra’d [13]: 28.
Keimanan dan Akhlak Mulia
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa keimanan tidak bisa dilepaskan dari akhlak mulia. Syahadat yang diucapkan seorang Muslim harus diwujudkan dalam sikap menjauhi sifat-sifat setan seperti sombong, iri, dengki, dan suka merendahkan orang lain.
“Kalau cinta kepada Allah, maka ikuti Rasulullah,” tegasnya merujuk Ali Imran [3]: 31.
Nabi dikenal sebagai pribadi yang penuh kasih sayang, selalu membantu orang lain, dan menjadi cahaya teladan bagi umatnya.






0 Tanggapan
Empty Comments