Lapangan SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Rabu (17/12/2025), menjelma menjadi ruang belajar terbuka yang sarat makna. Melalui kegiatan Market Day bertajuk “Berkreasi Bersama Menuju Generasi Wirausaha”, sekolah menghadirkan pembelajaran kontekstual yang memadukan kreativitas, kolaborasi, dan pembentukan karakter. Kegiatan ini merupakan bagian dari program efektif fakultatif yang dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar siswa di luar kelas.
Sejak pagi, suasana lapangan tampak semarak. Deretan stan bazar berdiri rapi dengan hiasan warna-warni, menampilkan beragam produk hasil kreasi siswa, mulai dari makanan ringan hingga olahan sehat. Dalam proses persiapan, para wali murid tampak antusias mendampingi putra-putrinya. Mereka bersama-sama menghias stan, menata dagangan, serta memberikan dukungan penuh selama kegiatan berlangsung. Kehadiran wali murid ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang kolaboratif.
Salah satu wali murid mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Market Day ini sangat bermanfaat. Anak-anak belajar berani, bertanggung jawab, dan bekerja sama. Kami sebagai orang tua juga merasa dilibatkan secara langsung,” ujarnya.
Market Day tidak hanya menghadirkan aktivitas jual beli, tetapi juga menjadi media pembelajaran kewirausahaan yang nyata. Para siswa belajar melayani pembeli, berkomunikasi dengan sopan, mengelola transaksi sederhana, serta memahami nilai kejujuran dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut tumbuh melalui pengalaman langsung, bukan sekadar teori di dalam kelas.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan siswa inklusi yang turut memeriahkan panggung Market Day. Penampilan diawali oleh Ahmad Dahlan yang membawakan hafalan Al-Qur’an surah Al-Bayyinah dengan penuh ketenangan. Selanjutnya, Alfa tampil bercerita tentang kegiatan Market Day dengan bahasa sederhana namun penuh percaya diri, menggambarkan antusiasme siswa terhadap kegiatan tersebut.
Suasana semakin hangat saat Agha, Hilya, Kennest, Al Ghifari, Alka, Armada, Hasan, dan Javier membawakan lagu “Selalu Ada di Nadimu”. Lagu tersebut kemudian dinyanyikan bersama oleh seluruh siswa yang hadir, menciptakan suasana kebersamaan dan keharuan di tengah kemeriahan acara.
Penampilan berikutnya ditampilkan oleh Ananda Nasyifa, siswa kelas 3 Ar Rahim, yang memadukan peragaan busana (modeling) dengan olah vokal. Dengan penuh percaya diri, Nasyifa berhasil menarik perhatian penonton dan menunjukkan bakat serta keberanian tampil di depan umum.
Kepala SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Muhammad Anas Fikri, M.AP., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Market Day merupakan sarana penting dalam pembelajaran karakter.
“Kegiatan ini bukan sekadar tentang jual beli, tetapi tentang proses belajar kehidupan. Anak-anak belajar berani mencoba, bekerja sama, dan menghargai usaha,” tuturnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wali murid atas dukungan dan keterlibatan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Sebagai bentuk penghargaan, sekolah memberikan apresiasi kepada kelas-kelas dengan pencapaian terbaik. Kelas 2 Ar Rahim meraih penghargaan sebagai kelas dengan jualan makanan sehat terbaik. Penghargaan strategi pemasaran terbaik diraih kelas 2 Al-Quddus, sementara apresiasi stan bazar terkreasi diberikan kepada kelas 1 Al-Malik. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berinovasi dan belajar dari proses.
Ketika satu per satu stan mulai ditutup dan riuh transaksi perlahan mereda, Market Day SD Muhammadiyah 4 Zamzam justru meninggalkan jejak pembelajaran yang mendalam. Anak-anak belajar bahwa keberanian mencoba adalah awal kemandirian, kebersamaan adalah kekuatan, dan setiap potensi—tanpa terkecuali—layak untuk diapresiasi.
Market Day bukanlah akhir dari sebuah kegiatan, melainkan langkah awal dalam membentuk generasi yang kreatif, tangguh, dan berkarakter. Di SD Muhammadiyah 4 Zamzam, wirausaha dimaknai bukan semata kemampuan berdagang, melainkan sebagai sikap hidup: siap belajar, berproses, dan tumbuh bersama. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments