
PWMU.CO – Masjid Al-Mujahidin yang berada di lingkungan SMA Muhammadiyah 2 Kertosono resmi diresmikan pada Sabtu (21/6/2025) pukul 13.00 WIB. Peresmian dilakukan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Republik Indonesia, Prof Dr Abdul Mu’ti MEd.
Acara ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan yang diawali dengan pengukuhan bersama Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Kertosono, serta hiburan persembahan dari siswa dan kader persyarikatan.
Peresmian masjid ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan tamu undangan, antara lain Staf Ahli Menteri Pendidikan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Wakil Bupati Nganjuk Tri Handy Cahyo Saputro ST, jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Aisyiyah (PCA) se-Kabupaten Nganjuk, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan ‘Aisyiyah (PDA) Nganjuk, kepala sekolah se-Kecamatan Kertosono, pimpinan amal usaha Muhammadiyah (AUM), serta seluruh ortom Muhammadiyah se-Kertosono.
Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Empy Suhartini MPd, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa proses pembangunan Masjid Al-Mujahidin telah dimulai sejak tahun 2019 dan rampung pada 2025.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung baik secara materiil maupun moril selama proses pembangunan.
“Terima kasih sebesar-besarnya juga kami sampaikan kepada Prof Abdul Mu’ti yang telah berkenan hadir, dan meresmikan masjid ini secara langsung,” ujarnya.

Wakil Bupati Nganjuk, Tri Handy Cahyo Saputro ST, turut memberikan sambutan dalam acara tersebut. Ia menyampaikan selamat atas peresmian Masjid Al-Mujahidin dan berharap keberadaannya membawa keberkahan serta manfaat, tidak hanya bagi para siswa SMA Muhammadiyah 2, tetapi juga masyarakat sekitar.
“Selamat datang di Kabupaten Nganjuk, Pak Menteri. Ini menjadi sebuah kehormatan bagi kami,” tuturnya.
Dalam pidato pencerahannya, Prof Abdul Mu’ti menegaskan bahwa membangun masjid memang penting, namun membangun generasi masjid jauh lebih utama.
Ia menekankan pentingnya pendidikan agama yang kuat, khususnya bagi generasi muda saat ini. “Kita harus mendidik generasi masjid yakni generasi yang tidak hanya memakmurkan masjid, tetapi juga menjadi penerus bangsa yang berakhlak mulia,” tegasnya.
Peresmian Masjid Al-Mujahidin ini menjadi momen penting bagi SMA Muhammadiyah 2 Kertosono, tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan keislaman, karakter, dan nilai-nilai kemanusiaan bagi seluruh civitas sekolah, warga persyarikatan muhammadiyah dan masyarakat sekitar.(*)
Penulis M Rizqi Ulin Nuha Editor Zahrah Khairani Karim





0 Tanggapan
Empty Comments