Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran: Pusat Kreativitas dan Pembelajaran Digital bagi Generasi Muda

Iklan Landscape Smamda
Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran: Pusat Kreativitas dan Pembelajaran Digital bagi Generasi Muda
Zarnuzi saat penyampaian materi monetisasi Konten Instagram. (Syahnaz Raiq/PWMU.CO)
pwmu.co -

Di tengah derasnya arus digitalisasi, masjid tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus tampil sebagai pusat peradaban yang dinamis, mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan umat.

Hal itu diwujudkan oleh Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran, yang kini membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkreasi, belajar, dan berkontribusi.

Ahad (2/11/2025), suasana Masjid Ar-Royyan terasa berbeda dari biasanya. Sejak pukul 08.00 pagi, puluhan peserta dari berbagai latar belakang mayoritas kalangan Gen Z tampak antusias mengikuti kegiatan workshop digital yang digagas oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Buduran.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Muda Berkiprah dalam Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, dengan konsep yang segar dan relevan bagi generasi digital masa kini.

Mengusung tema “Strategi Monetisasi Media Sosial sebagai Sumber Penghasilan”, workshop ini berhasil menarik minat anak muda untuk datang ke masjid. Mereka tidak hanya mendengarkan tausiyah, tetapi juga belajar membangun karier dan kebermanfaatan melalui dunia digital.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai organisasi kepemudaan, termasuk para santri dari MBS Porong. Dua narasumber muda inspiratif dihadirkan untuk berbagi pengalaman dan strategi kreatif.

Pembicara pertama, Zarnuzi atau yang akrab disapa Mas Zar, merupakan owner Media Baik, platform yang aktif mengampanyekan literasi digital positif.

Pembicara kedua, Dzaky Amir M., S.Tr.T., CDM, selaku Founder Gado Creative Agency sekaligus Satu Kelas Projects, memaparkan strategi membangun personal branding dan monetisasi di berbagai platform media sosial.

Menurut Tiara Isny Azizah, Ketua Panitia Pelaksana, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran di kalangan peserta akan pentingnya memanfaatkan media sosial secara produktif.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, para peserta memiliki soft skill untuk beradaptasi di dunia digital. Tidak hanya sekadar ‘scroll-scroll’ media sosial, tetapi bisa menciptakan konten yang bermanfaat dan bahkan menghasilkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ridwan Manan, Ketua Takmir Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran, menegaskan pentingnya memberikan ruang bagi anak muda untuk mengekspresikan diri di lingkungan masjid.

“Masjid harus menjadi tempat yang ramah bagi generasi muda. Kegiatan positif mereka perlu kita dukung dan fasilitasi. Anak muda adalah generasi yang paling dekat dengan teknologi—karena itu, masjid justru harus menggandeng mereka agar energi dan kreativitas itu tersalurkan dengan baik,” ungkapnya.

Kini, Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran tidak lagi sekadar menjadi tempat sujud dan dzikir, tetapi juga wadah pembinaan dan pemberdayaan. Di sinilah generasi muda belajar memaknai peran masjid secara lebih luas sebagai pusat ilmu, inspirasi, dan inovasi.

Karena sejatinya, masa depan masjid akan tetap bercahaya jika generasi mudanya turut menyalakan terang di dalamnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu