Siswa-siswi kelas 1 SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman (SD Mumtaz) tidak hanya belajar membaca dan berhitung. Mereka juga mendapatkan pelajaran penting tentang cara menjaga diri dan menghormati batas tubuh orang lain melalui Mata Pelajaran Pengembangan Diri (PD).
Mapel Pengembangan Diri merupakan mata pelajaran muatan lokal (mulok) ciri khas SD Mumtaz yang bertujuan membentuk karakter dan kesadaran diri peserta didik sejak dini. Salah satu materi penting yang diajarkan adalah mengenal bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain.
Diampu oleh guru Pengembangan Diri, Heni Dwi Utami, S.Sos, S.Pd, pembelajaran ini dirancang agar tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktik langsung melalui role play atau bermain peran.
“Anak-anak diajak memahami konsep ‘zona aman’ dan ‘zona pribadi’ pada tubuh mereka. Mereka belajar membedakan sentuhan yang baik dan sentuhan yang harus diwaspadai,” jelas Heni.
Antusiasme siswa terlihat jelas selama sesi berlangsung. Seperti yang diungkapkan oleh Inara, siswa kelas 1D, dengan lugas dan polosnya.
“Aku sekarang berani bilang ‘Jangan Ganggu Aku!’ kalau ada yang pegang-pegang aku. Terus lari cari Bu Guru. Soalnya tubuhku cuma milik aku,” ujarnya penuh keyakinan.
Dalam sesi role play, siswa secara bergiliran mempraktikkan cara bereaksi ketika merasa tidak nyaman dengan sentuhan orang lain, termasuk cara mengatakan “TIDAK!” dengan tegas, menjauh, serta melaporkan kejadian kepada guru atau orang tua.
“Mereka tidak hanya tahu teori, tetapi juga tahu apa yang harus dilakukan jika suatu saat menghadapi situasi yang membuat mereka tidak nyaman atau merasa terancam,” tambah Heni.
Materi pembelajaran disampaikan dengan media presentasi yang menarik, mengenalkan istilah seperti “Tubuhku Milikku” dan “Sentuhan Baik vs Sentuhan Tidak Pantas”. Anak-anak juga diajak berdiskusi tentang pentingnya menghormati batas tubuh teman sebaya.
Diharapkan, melalui mata pelajaran ini, siswa tidak hanya menjadi pribadi yang waspada, tetapi juga tumbuh sebagai individu yang menghargai diri sendiri dan orang lain. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments