Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

MDMC Gerak Cepat Tangani Banjir dan Longsor di Bali

Iklan Landscape Smamda
MDMC Gerak Cepat Tangani Banjir dan Longsor di Bali
Pos Komando MDMC dalam membantu korban terdampak banjir dan tanah longsor di Bali. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) langsung turun tangan merespons bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Bali sejak Selasa (9/9/2025). Bencana ini dipicu oleh hujan ekstrem yang mengguyur secara terus-menerus hingga menimbulkan genangan, longsor, pohon tumbang, dan jembatan jebol.
Berdasarkan data BPBD Bali, terdapat 194 laporan kejadian bencana yang meliputi 129 titik banjir, 27 titik tanah longsor, 18 titik pohon tumbang, serta sejumlah kerusakan infrastruktur. Korban jiwa tercatat 19 orang meninggal dunia, enam orang masih dalam pencarian, sementara ratusan keluarga terdampak harus mengungsi ke pos-pos darurat.

MDMC bersama Lazismu segera mendirikan pos komando (poskor) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bali, Denpasar, serta di beberapa titik lain seperti SD Muhammadiyah 3 Denpasar, Rumah Sosial Denpasar Timur, dan posko di kawasan Denpasar Selatan. Dari poskor inilah koordinasi bantuan dilakukan, termasuk distribusi logistik, layanan kesehatan, dapur umum, hingga dukungan psikososial.

Sejak 10–12 September 2025, MDMC telah menyalurkan bantuan logistik bagi 3.700 jiwa dan membuka dapur umum yang melayani 1.200 jiwa. Tidak hanya itu, MDMC juga menurunkan 46 personel yang terdiri dari tim asesmen, logistik, data-informasi, serta relawan umum. Mereka membantu evakuasi, distribusi bantuan, memberikan layanan kesehatan di tiga titik, serta pendampingan psikososial di dua lokasi.

Di lapangan, kebutuhan mendesak masih sangat besar. Warga membutuhkan 500 paket hygiene kit, 500 paket sembako, 200 nasi bungkus setiap hari, 100 unit kasur lipat beserta bantal dan selimut, serta 100 unit kompor gas untuk menunjang dapur umum. Selain itu, kebutuhan air bersih dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak juga menjadi perhatian penting.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Bencana ini mengingatkan kita bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas. Muhammadiyah akan terus berupaya maksimal membantu warga Bali yang terdampak, baik melalui MDMC maupun Lazismu,” ujar Agung, salah satu koordinator lapangan dari Jawa Timur.

banjir dan
Situation Report respons bencana banjir dan tanah longsor di Bali. Foto: Istimewa/PWMU.CO

Dengan semangat One Muhammadiyah One Response, MDMC berharap penanganan bencana ini tidak hanya meringankan beban korban, tetapi juga memperkuat jejaring kepedulian lintas elemen masyarakat. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu