
PWMU.CO – Lembaga Resiliensi Bencana Muhammadiyah (MDMC) Kabupaten Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak kader muda tangguh di bidang kebencanaan. Pada Sabtu, (21/6/2025) MDMC Jember berperan sebagai pemateri dalam kegiatan Upgrading yang diselenggarakan oleh Gerakan Mahasiswa Perawat Peduli Bencana (Germapena), Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember. Kegiatan ini berlangsung di Gedung A Fakultas Ilmu Kesehatan.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat kapasitas dan pemahaman para anggota Germapena terkait penanggulangan bencana. Sebagai bagian dari kaderisasi mahasiswa Muhammadiyah, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan semangat kemanusiaan sekaligus membekali keterampilan teknis kebencanaan.
Materi disampaikan secara bertahap sejak pukul 08.00 WIB. Ainal Fuad membuka sesi dengan pemaparan konsep One Muhammadiyah One Response (OMOR) serta sistem koordinasi dan komunikasi saat terjadi bencana.
Dilanjutkan dengan A. Syahir Romadin yang membahas manajemen dasar kebencanaan, dan Moh. Agus Shofarudin SPd yang membawakan materi logistik serta peralatan kebencanaan. Untuk menjaga semangat peserta, sesi materi diselingi dengan ice breaking yang interaktif dan menyenangkan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan partisipasi aktif. Hal ini mencerminkan pemahaman yang baik terhadap materi yang diberikan.
Lebih dari sekadar peningkatan kapasitas teknis, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam gerakan mahasiswa Muhammadiyah. Dalam sesi penutupan, Moh. Agus Shofarudin memberikan pesan motivasi kepada peserta.
“Tetap jaga kekompakan dalam setiap langkah, saling menguatkan di jalan kemanusiaan. Mari kita terus berlomba-lomba dalam kebaikan, karena di sanalah letak keberkahan perjuangan,” tuturnya
Melalui kegiatan ini, MDMC Jember berharap para kader Germapena siap secara fisik dan mental dalam menghadapi situasi bencana, sekaligus mampu menjadi bagian dari dakwah Muhammadiyah yang menebarkan rahmat bagi seluruh alam. (*)
Penulis Khoirul Fahri Arrijal Editor Amanat Solikah


0 Tanggapan
Empty Comments