Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Melalui Mobile Tailor Fashion, Dosen UM Surabaya Adakan Pendampingan Digitalisasi UMKM Penjahit

Iklan Landscape Smamda
Melalui Mobile Tailor Fashion, Dosen UM Surabaya Adakan Pendampingan Digitalisasi UMKM Penjahit
Dosen UM Surabaya Adakan Pendampingan Digitalisasi melalui Mobile Tailor Fashion (1). (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) menggelar pelatihan digitalisasi marketing untuk UMKM penjahit di Kelurahan Kejawan Putih Tambak Surabaya Jumat (15/8/2025).

Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan Daya Saing Produk jahit lokal Melalui pemanfaatan Teknologi Digital dan Strategi Pemasaran Online. Melalui program dari DPPM Kemendiktisaintek tahun 2025, Tim Pengabdian yang terdiri dari dosen dan mahasiswa berupaya menjawab tantangan UMKM dalam menghadapi Era digital.

Program Pendampingan ini hadir untuk memberikan solusi dan Inovasi, mengubah potensi keterampilan menjahit menjadi Peluang bisnis yang lebih menguntungkan.

Pemasaran Produk

Dosen UM Surabaya Adakan Pendampingan Digitalisasi melalui Mobile Tailor Fashion (2). (Istimewa/PWMU.CO)
Dosen UM Surabaya Adakan Pendampingan Digitalisasi melalui Mobile Tailor Fashion (2). (Istimewa/PWMU.CO)

Dengan adanya dukungan ini, diharapkan proses pemasaran produk UMKM penjahit bisa lebih Modern, efisien, dan menjangkau pasar yang lebih luas, sehingga nilai jual produk UMKM di Surabaya dapat meningkat dan memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi pelaku usaha.

UMKM penjahit memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat. Produk jahitan seragam sekolah, selalu dibutuhkan dan memiliki pasar yang berkelanjutan. Tantangannya adalah bagaimana memperkuat branding, memperluas jaringan pemasaran, serta menyesuaikan diri dengan tren digital, seperti penggunaan Media Mosial, marketplace, e-commerce, hingga Aplikasi khusus seperti Aplikasi Tailor Fashion.

Dalam Pendampingan ini, ditekankan pentingnya branding, tata kelola, pengemasan produk visual (foto dan katalog digital), serta penggunaan media online seperti Instagram, TikTok, marketplace dan aplikasi khusus untuk meningkatkan daya tarik produk. Hal ini menjadi salah satu tantangan karena sebagian besar UMKM penjahit Surabaya terutama di kelurahan kejawan putih tambak masih mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut.

Meski demikian, dengan adanya pelatihan ini, diharapkan UMKM penjahit mampu bertransformasi Digital, membuka peluang usaha baru, dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Surabaya. (*)

 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu