Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Memahamkan Salat Melalui Drama Komedi Islami

Iklan Landscape Smamda
Memahamkan Salat Melalui Drama Komedi Islami
Drama komedi Islami dalam Darul Arqam SD Ikrom. Foto: Sonah/PWMU.CO
pwmu.co -

Drama Komedi Islami ditampilkan dalam kegiatan Darul Arqam sore siswa kelas 3 dan 4 SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage, Selasa (24/02/2026) pukul 16.00–20.00 WIB.

Kegiatan diawali dengan penampilan perwakilan dari masing-masing kelas 3 dan 4. Penampilan ini bertujuan untuk menghibur peserta sembari menunggu waktu berbuka puasa. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi murid untuk mengekspresikan diri di hadapan ratusan teman-temannya.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah Drama Komedi Islami dari kelas 4 Imam Hanafi. Drama yang dimainkan oleh lima siswa, yakni Raihan, Akif, Mirza, Phio, dan Hazmi, menghadirkan suasana berbeda di tengah rangkaian acara.

Setelah lima penampilan sebelumnya didominasi lagu, drama komedi dari kelas 4 Imam Hanafi sukses mengundang gelak tawa penonton. Sebelum memulai drama, para pemain mengajak penonton mengikuti yel-yel dan tepuk khas kelas mereka.

“Kelas 4 Imam Hanafi… Hebat… Ceria… dan Kreatif!”
“Tepuk Diam!”
“Diam… Tak Bicara… Tutup Mulut… Happ!”

Drama dibuka oleh Mirza, siswa berprestasi yang pernah meraih juara 1 lomba azan dalam peringatan Isra Mikraj di sekolah, dengan mengumandangkan azan dan ikamah. Selanjutnya, adegan berlanjut pada praktik salat berjemaah yang diimami oleh Akif selaku ketua kelas.

Namun, suasana khusyuk berubah menjadi lucu ketika pada posisi membaca doa iftitah, salah satu makmum bernama Phio tiba-tiba kentut. Hazmi pun spontan bertanya, “Kamu kentut, ya?” Phio membantah, “Aku tidak kentut.” Mirza kemudian menegaskan, “Iya, Phio, kamu kentut.”

Iklan Landscape UM SURABAYA

Imam pun menegur, “Salat kok ngomong.” Seluruh jemaah akhirnya tersadar dan berkata, “Yaa… kita semua ngomong, deh!” Sambil memukul kepala masing-masing, adegan itu pun memancing tawa riuh para penonton.

Setelah adegan tersebut, Raihan yang berperan sebagai narator memberikan penjelasan kepada penonton bahwa praktik salat seperti dalam drama tadi tidak sah atau batal. Ia menyampaikannya dengan metode tanya jawab, sehingga penonton tampak antusias menjawab pertanyaan yang diajukan.

Wali Kelas 4 Imam Hanafi, Sonah, M.Pd, menjelaskan bahwa tujuan drama ini adalah memberikan pemahaman kepada murid tentang hal-hal yang dapat membatalkan salat, sehingga mereka lebih berhati-hati dalam menjaganya.

Setelah delapan penampilan dari masing-masing kelas selesai, seluruh peserta menerima suvenir dari panitia kegiatan. Para pemain tampak senang, sementara penonton pun terhibur.

Kegiatan Darul Arqam kemudian dilanjutkan dengan buka bersama, salat Magrib, dan Tarawih yang diimami oleh alumni sekolah, Rizqi Amru D. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu