Hujan yang turun sejak pagi di kawasan bumi perkemahan Muhammadiyah Development Training Center (MDTC), Panceng, Kabupaten Gresik, tak menghalangi langkah para murid SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik (Berlian Primary School) untuk berprestasi.
Qabilah Hizbul Wathan sekolah tersebut sukses meraih Juara 1 regu putra dan Juara 3 regu putri dalam lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) pada ajang Kemahiran Kwarda Hizbul Wathan Kabupaten Gresik 2026.
Capaian itu dikonfirmasi para pembina dan peserta saat ditemui, Sabtu (25/1/2026), usai seluruh rangkaian kegiatan kemah berakhir. Mereka menyebut prestasi tersebut sebagai hasil dari latihan disiplin dan kekompakan yang teruji di tengah medan licin dan cuaca basah.
Sebanyak 20 murid yang tergabung dalam dua regu, didampingi empat pembina, mengikuti kegiatan perkemahan selama tiga hari, (15–17/1/2026). Kegiatan yang bertepatan dengan puncak musim hujan ini menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar murid yang sehari-hari bersekolah di lingkungan perkotaan.
Setibanya di lokasi, hamparan tanah berumput yang becek, rimbunnya pohon jati dan mimba, serta area ladang di sekitar MDTC langsung menyambut para peserta. Meski kondisi alam tidak ideal, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, termasuk agenda awal pendirian tenda yang diselesaikan secara mandiri oleh para murid.
Keikutsertaan qabilah Berlian Primary School dalam ajang Kemahiran Kwarda Hizbul Wathan ini merupakan bagian dari implementasi nilai kepemimpinan yang menjadi ciri sekolah. Melalui ortom Hizbul Wathan, murid dibekali sikap disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama. Sebelum diberangkatkan ke lokasi, seluruh peserta telah menjalani latihan intensif, khususnya pada materi baris-berbaris dan pembinaan mental.
Puncak kegiatan berlangsung pada hari kedua saat lomba PBB digelar. Kedua regu tampil dengan formasi yang rapi dan gerakan yang tegas meski lapangan dalam kondisi licin. Penilaian dewan juri menempatkan regu putra sebagai Juara 1 dan regu putri sebagai Juara 3. Pada cabang pentas seni, qabilah Berlian Primary School belum berhasil meraih gelar juara.
Ketua regu putri, Keyla Dwi Maghfiroh Putri, murid kelas VI Architect, mengaku pengalaman mengikuti kemah menjadi momen yang menantang sekaligus berkesan.
“Medannya naik turun dan tanahnya licin. Saya sempat beberapa kali terpeleset dan baju kotor. Tapi kami saling menyemangati dan tetap kompak sampai akhir,” ujarnya saat diwawancarai, Sabtu (25/1/2026).
Sementara itu, ketua regu putra, Muhammad Faaz Zulhusni, murid kelas VI Biomedic, menyebut fokus dan rasa percaya diri menjadi kunci keberhasilan regunya.
“Alhamdulillah, kami bersyukur sekali bisa meraih Juara 1. Semua berkat latihan yang sungguh-sungguh dan bimbingan para ustaz-ustazah pembina. Kami bangga bisa membawa nama baik sekolah dan orang tua,” katanya.
Prestasi di cabang PBB ini dinilai mencerminkan keberhasilan pembinaan fisik dan mental murid. Kekompakan, kedisiplinan, serta sikap jasmani yang tegap terasah dengan baik, sekaligus membuktikan bahwa murid sekolah dasar di kawasan perkotaan mampu tampil tangguh di medan alam terbuka.
Kisah qabilah Hizbul Wathan Berlian Primary School dalam Kemahiran Kwarda Hizbul Wathan Kabupaten Gresik 2026 pun menjadi gambaran bahwa prestasi tidak selalu lahir dari kondisi yang serba nyaman, melainkan dari ketekunan, kerja sama, dan keberanian menghadapi tantangan bersama.





0 Tanggapan
Empty Comments