Suasana Masjid Mujahidin terasa syahdu pada Kamis, (26/2/2026), saat SD Muhammadiyah 1 (Mutu) Paiton menggelar Parade Tasmi’ perdana. Kegiatan dimulai dengan lantunan juz 16 oleh Alfiatin Arif, S.Si., koordinator bidang penguatan Al-Qur’an, yang membacakan hafalannya dalam sekali duduk.
Pembacaan tersebut disimak langsung oleh para ustadz, ustadzah, siswa, tamu undangan, serta disiarkan melalui kanal YouTube SD Mutu Paiton.
Untuk memastikan ketepatan bacaan, sekolah menghadirkan dua muhafidz ahli sebagai pentasmi’, yaitu Abdur Rohim, S.Pd.I., Al-Hafidz, dan Ustadz M. Daffa Abil Khibran, Al-Hafidz. Standar ketat diberlakukan guna menjamin setiap lantunan memenuhi kaidah yang benar.
Program ini menjadi inovasi baru sekolah dalam memotivasi sekaligus menjaga hafalan Al-Qur’an para guru dan siswa. Pada pelaksanaan perdana, satu guru dan empat siswa turut mengikuti sesi tasmi’.
Parade Tasmi’ Al Qur’an
Peserta parade tasmi’ perdana guru adalah Alfiatin Arif, S.Si. – Hafalan 25 juz, membacakan juz 16. Adapun dari Siswa di antaranya Gusti Akbarul Fawaid – Hafalan 10 juz, membacakan juz 7, Almira Khansa Dzakiyya – Hafalan 10 juz, membacakan juz 6, Muhammad Asyraaf Rifqie Mardiyan – Hafalan 4 juz, membacakan juz 3, dan Uwais Al Harits – Hafalan 3 juz, membacakan juz 1.
Parade tasmi’ dijadwalkan berlangsung mulai 26 Februari hingga 4 Maret 2026 dan akan berlanjut secara berkala pada bulan-bulan berikutnya.
Dalam sambutannya, Direktur SD Mutu Paiton, Ibu Juwariyah, SS., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam mencetak generasi Qur’ani yang berkemajuan serta mengharap ridha Allah SWT.
Abdur Rohim, S.Pd.I., Al-Hafidz, selaku pentasmi’, turut memberikan apresiasi. Ia menyebutkan bahwa di Kabupaten Probolinggo belum ada sekolah dasar lain yang mengadakan parade tasmi’, terlebih dengan diawali oleh pembacaan dari gurunya. Menurutnya, kegiatan seperti ini umumnya dilakukan di lingkungan pesantren.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Samsul Huda, S.Pd. Ia berharap kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama dalam menjaga hafalan, memperkuat komitmen murojaah, dan menumbuhkan kecintaan terhadap Kalamullah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments