Search
Menu
Mode Gelap

Membersamai Siswa SMK Muda Genteng Berbagi Pengalaman Positif Setelah Liburan

Membersamai Siswa SMK Muda Genteng Berbagi Pengalaman Positif Setelah Liburan
Penulis foto bersama siswa Kelas X TKR 12 SMK Muhammadiyah 2 Genteng Banyuwangi. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Pagi ini, Senin (5/1/2026), cuaca di wilayah Genteng dan sekitarnya diguyur hujan lebat. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat para siswa untuk datang ke sekolah. Hari ini merupakan hari perdana masuk sekolah pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026.

Sejak pukul 06.00 WIB, para siswa mulai berdatangan memasuki area sekolah. Mereka mengendarai sepeda motor sambil mengenakan jas hujan. Setelah memarkir kendaraan, para siswa langsung menuju kelas masing-masing.

Dari lantai dua Kampus SMK Muda Genteng, penulis berdiri di depan Ruang 18 sambil menyaksikan para siswa memasuki kelas dengan wajah sumringah. Mereka saling menyapa dengan ramah.

Para siswa kemudian berbagi pengalaman selama masa liburan. Ada siswa yang menceritakan pengalamannya berekreasi dengan mengunjungi Pulau Merah. Ia sengaja berangkat sejak pagi hingga waktu Isya karena ingin menyaksikan keindahan matahari terbenam di destinasi wisata unggulan Kabupaten Banyuwangi tersebut.

Ada pula siswa yang bercerita tentang keseruannya berkunjung ke rumah teman sambil menikmati hidangan ikan bakar. Bahkan, beberapa siswa menunjukkan rasa baktinya dengan membantu orang tua bekerja selama masa liburan.

Beragam pengalaman positif yang disampaikan para siswa tersebut membuat suasana awal pembelajaran di tahun 2026 menjadi ceria. Atmosfer kelas pun terasa lebih hidup dan bersemangat.

Salah satu siswa Kelas X Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) 12, Fakhriy Ahmad Rohid, mengungkapkan pengalamannya.

“Liburan bagi saya terasa menyenangkan karena bisa berkumpul dengan keluarga besar,” ungkapnya.

Sementara itu, teman sekelasnya, Ali Taufiqurrohman, juga menceritakan pengalaman liburannya.

“Selama masa liburan kemarin, saya ikut ayah pergi ke luar kota,” tuturnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ali, yang merupakan siswa asal Temurejo, menjelaskan bahwa selama 15 hari liburan ia mengikuti ayahnya berlibur sambil bekerja. Ia ikut naik truk bersama ayahnya membawa barang-barang bekas, seperti botol kaca.

Barang-barang tersebut dibeli dari Pulau Dewata, kemudian dijual kepada pengepul barang bekas di Kota Jombang, Mojokerto, dan Blitar.

“Omzet penjualannya bisa mencapai lima sampai enam juta rupiah dalam sekali pengantaran,” jelasnya.

Berdasarkan pengalaman tersebut, siswa Jurusan TKR itu memiliki harapan besar yang ingin diwujudkannya setelah lulus sekolah.

“Saya ingin mendirikan usaha ekspedisi, tetapi dengan menjual berbagai jenis barang,” ujarnya.

Senada dengan Ali, teman sekelasnya, Ahmad Rizki Bintang Ramadan, juga menceritakan pengalamannya selama liburan. Ia mengikuti ayahnya pergi ke Bali dan Jakarta.

Siswa berwajah oval itu menjelaskan bahwa ayahnya berprofesi sebagai sopir truk. Ia membantu mengantarkan kardus bekas yang dikumpulkan dari wilayah Kecamatan Genteng dan disetorkan ke Ibu Kota. Setelah itu, mereka pulang dan langsung melanjutkan perjalanan ke Denpasar untuk mengantarkan jenis barang yang berbeda.

Sebelum menyampaikan materi pelajaran, penulis memberikan motivasi kepada para siswa agar menjalani kehidupan dengan persiapan yang matang demi meraih masa depan yang cemerlang.

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments