Search
Menu
Mode Gelap

Membuka Pintu Rezeki dengan Salat Dhuha dan Doanya

Membuka Pintu Rezeki dengan Salat Dhuha dan Doanya
Foto: seekersguidance.org
pwmu.co -

Salat dhuha adalah salah satu ibadah sunah yang jamak diketahui umat Islam. Rasulullah SAW senantiasa menjalankan salat dhuha dan menganjurkan umat Islam untuk turut melaksanakan ibadah ini.

Dosen Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta, Dr. Triono Ali Mustofa, S.Pd.I, M.PdI, menjelaskan hukum melaksanakan salat dhuha adalah sunah muakkadah, yaitu sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah. “Sangat besar pahala bagi yang melaksanakannya secara rutin,” kata Triono, Jumat (18/9/2025).

Keistimewaan salat dhuha Allah firmankan dalam Surah Ad-Duha yang berbunyi:

وَالضُّحٰىۙ‏ ١ وَالَّيۡلِ اِذَا سَجٰىۙ‏ ٢ مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىؕ‏ ٣

” (1) Demi waktu dhuha (ketika matahari naik sepenggalah), (2) dan demi malam apabila telah sunyi. (3) Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu.” (QS. Adh-Dhuha: 1-3).

Sementara dalam Hadis Riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

Pada setiap persendian manusia terdapat kewajiban sedekah setiap harinya. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, amar ma’ruf nahi munkar juga sedekah. Dan semua itu bisa mencukupi dengan dua rakaat salat dhuha (HR. Muslim).

Tata Cara Salat Dhuha dan Waktunya

Tata cara salat dhuha tidak jauh berbeda dengan salat lainnya. Triono mengatakan ada lima tata cara melaksanakan salat dhuha.

  • Niat dalam hati untuk salat dhuha.
  • Jumlah rakaat minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat.
  • Salat dhuha dilakukan 2 rakaat sekali salam.
  • Bacaan surat setelah Al-Fatihah tidak ditentukan.
  • Setelah selesai, dianjurkan berdoa, karena saat itu termasuk waktu mustajab untuk memohon rezeki, ampunan, dan kebaikan dunia akhirat.

Waktu salat dhuha berlangsung sejak terbitnya matahari hingga menjelang masuk waktu zuhur. Triono mengatakan waktu paling ideal untuk menjalankan salat dhuha adalah sekitar pukul 9-11 siang.

Triono menjelaskan waktu salat dhuha terbaik itu mengacu pada Hadis Riwayat Muslim:

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Salatnya orang-orang yang kembali kepada Allah (awwabin) adalah ketika anak unta mulai merasa kepanasan.” (HR. Muslim)

Doa Salat Dhuha dan Keutamaannya

Terdapat doa khusus yang dibaca setelah salat dhuha. Triono mengatakan doa tersebut bermakna memohon rezeki kepada Allah SWT.

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila susah didapat maka mudahkanlah, apabila haram maka sucikanlah, apabila jauh maka dekatkanlah. Ya Allah dengan hak dhuha-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu, datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Keutamaan salat dhuha yang banyak didambakan oleh umat Islam adalah membuka pintu rezeki. Namun, Triono menyebut ada lima keutamaan salat dhuha lainnya yang perlu diketahui kaum muslimin, yakni:

  • Sebagai pengganti sedekah atas seluruh persendian tubuh.
  • Mendapat ampunan dosa dari Allah.
  • Mendatangkan kecukupan rezeki di hari itu.
  • Menjadi salah satu tanda ketaatan orang-orang yang selalu kembali (awwabin).
  • Dicintai Rasulullah SAW karena beliau sendiri istiqamah melaksanakannya.

Triono mengajak umat Islam untuk menjadikan salat dhuha sebagai awal yang baik untuk memulai hari. Tentunya dengan harapan agar mendapatkan berkah dan kemudahan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Istikamah meski hanya dua rakaat. Paksa, paksa, dan paksa agar kita menjadi bisa dan terbiasa istikamah,” tandas Triono. (*)

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments