Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Memukau di Grahadi! Orkestra SMAMX Surabaya Berkontribusi Rekor MURI dalam Perayaan HUT ke-80 Jatim

Iklan Landscape Smamda
Memukau di Grahadi! Orkestra SMAMX Surabaya Berkontribusi Rekor MURI dalam Perayaan HUT ke-80 Jatim
Personel SMAMX Youth Orchestra usai tampil di Gedung Negara Grahadi. Foto: SmamX
pwmu.co -

Suasana Gedung Negara Grahadi, Sabtu (12/10/2025), berubah meriah dan penuh semangat. Dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Timur, lantunan musik orkestra menggema memukau seluruh tamu undangan.

Di antara deretan pemain muda berbakat, tampil menonjol SMAMX Youth Orchestra, unit musik kebanggaan SMA Muhammadiyah 10 Surabaya (SMAMX) yang turut mengantarkan Jawa Timur meraih Rekor MURI untuk Pagelaran Orkestra Simfoni Terbanyak Tingkat SMA/SMK.

Momentum itu menjadi bukan sekadar ajang perayaan, tetapi juga bukti bahwa kreativitas dan semangat generasi muda dapat melahirkan karya besar yang membanggakan daerah dan bangsa.

Begitu orkestra dimulai, suasana formal peringatan seketika berubah menjadi lautan decak kagum. Sebanyak 70 siswa dan guru dari SMAMX tampil berkolaborasi dengan sekolah-sekolah terpilih dari Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

Di bawah arahan pelatih musik Luluk Gozali, SMAMX Youth Orchestra membuka penampilan dengan aransemen megah lagu Jawa Timur, Gemerlap.

Perpaduan biola, cello, drum, jimbe, hingga trompet berpadu harmonis dengan variasi gerak tubuh penuh energi, membuat suasana Grahadi terasa hidup dan berwibawa.

“Ini adalah sebuah kehormatan luar biasa. Anak-anak berlatih berbulan-bulan untuk tampil maksimal bagi Jawa Timur,” ujar Luluk Gozali usai pertunjukan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa SMAMX sebagai sekolah keberbakatan memiliki talenta seni yang siap berkontribusi untuk negeri,” imbuh dia.

Sorak kagum mencapai puncaknya saat mereka membawakan lagu ikonik Rek Ayo Rek dengan aransemen orkestra modern. Para tamu undangan tampak tersenyum, bahkan beberapa ikut menggoyangkan badan menikmati irama yang begitu akrab di telinga warga Jawa Timur.

Kepala SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Salim Bahrisy, SKM, yang hadir mendampingi para siswa bersama Direktur Penjamin Mutu MBA Spartans, Ir. Sudarusman, tidak mampu menyembunyikan rasa bangganya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kepercayaan ini. Ini panggung terbesar bagi anak-anak kami dan menjadi bukti bahwa pendidikan karakter melalui seni berjalan baik di SMAMX. Ini kebanggaan besar bagi keluarga Muhammadiyah,” ujar Salim.

Baginya, tampil di Grahadi bukan sekadar prestasi musik, melainkan pembuktian bahwa pendidikan yang menggabungkan akademik, karakter, dan kreativitas mampu melahirkan generasi unggul yang berani tampil di panggung mana pun.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi khusus kepada seluruh peserta orkestra, termasuk SMAMX Youth Orchestra.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Luar biasa! Inilah wajah masa depan Jawa Timur. Generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga kaya seni dan budaya. Penampilan mereka memberi energi baru bagi perayaan kita hari ini,” ujar Khofifah disambut tepuk tangan meriah.

Ucapan itu menegaskan bahwa pendidikan berbasis seni dan karakter merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Jawa Timur.

Setelah penampilan penuh harmoni itu, perwakilan MURI Yusuf Ngadri menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas capaian Pergelaran Orkestra Simfoni Terbanyak Tingkat SMA/SMK.

Sebagai penutup, paduan Reog Ponorogo dan medley lagu perjuangan dibawakan dengan penuh semangat. Nuansa patriotisme menyelimuti ruangan, dan seluruh tamu undangan berdiri memberi standing ovation panjang — bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para pelajar yang tampil luar biasa di panggung bersejarah itu.

Bagi para siswa, tampil di Grahadi merupakan hasil dari proses panjang. Mereka berlatih selama berbulan-bulan, menyiapkan penampilan dengan disiplin dan kebersamaan.

Salah satunya, Muhammad Rabbani, siswa kelas X, mengaku pengalaman ini menjadi kenangan tak terlupakan.

“Penampilan saya di HUT Jatim ke-80 merupakan yang pertama dan sangat berkesan bagi saya. Ke depannya saya akan terus berlatih agar bisa tampil lebih baik lagi,” ucapnya dengan semangat.

Dari semangat Rabbani dan rekan-rekannya, tampak jelas bahwa musik bukan hanya tentang nada dan harmoni, tetapi juga tentang ketekunan, kolaborasi, dan cinta terhadap daerahnya.

Keikutsertaan SMAMX Youth Orchestra dalam perayaan HUT ke-80 Jawa Timur menjadi bukti nyata bahwa sekolah Muhammadiyah tidak hanya mencetak siswa berprestasi akademik, tetapi juga mengasah potensi seni dan karakter.

Melalui musik, mereka belajar disiplin. Melalui panggung, mereka belajar percaya diri. Dan melalui apresiasi publik, mereka belajar tentang makna kontribusi bagi masyarakat.

Hari itu, Gedung Negara Grahadi bukan sekadar lokasi seremoni kenegaraan, tetapi menjadi saksi bagaimana harmoni dari tangan-tangan muda Muhammadiyah menggema, menginspirasi, dan menorehkan sejarah baru bagi Jawa Timur. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu