Tiga hari kebersamaan di TSOT Prigen akhirnya tiba di ujung cerita, Rabu-Jumat (17-18/12/2025). Udara sejuk pegunungan seolah menjadi saksi lahirnya harapan baru bagi siswa kelas II MTs Al Mizan Muhammadiyah Lamongan, harapan akan perubahan sikap, semangat, dan kedisiplinan.
Dalam sambutannya saat penutupan Spiritual Journey, Kepala Madrasah MTs Al Mizan, Alimah, M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada tim TSOT Prigen. Menurutnya, apa yang diberikan selama kegiatan bukan sekadar rangkaian agenda, tetapi sebuah pendidikan karakter yang nyata, terutama dalam menanamkan nilai kedisiplinan.
“Disiplin yang diajarkan oleh kakak-kakak TSOT adalah pendidikan yang sangat berharga. Jika kalian ingin berhasil, maka disiplin adalah kuncinya, baik di pondok maupun di sekolah,” tuturnya penuh penekanan.
Ia berharap, sepulang dari kegiatan ini, para siswa tidak kembali pada kebiasaan lama. Rasa malas yang sebelumnya masih melekat harus berganti dengan semangat baru. Spiritual Journey, katanya, harus meninggalkan bekas perubahan dan progres nyata dalam diri setiap siswa.
“Setelah ini harus ada perubahan. Yang kemarin masih malas, sepulang dari sini harus lebih semangat,” pesannya tegas namun penuh kasih.
Alimah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah mengikuti kegiatan selama tiga hari dengan baik. Rasa syukur pun ia panjatkan karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan semua peserta dalam keadaan sehat.
“Saya bangga kepada kalian semua, siswa kelas II MTs Al Mizan Muhammadiyah Lamongan. Kalian telah menunjukkan kebersamaan dan ketangguhan selama kegiatan ini,” ujarnya disambut senyum haru.
Menutup sambutannya, ia mewakili pihak sekolah menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan terdapat kekurangan, sekaligus mengucapkan terima kasih atas pendampingan, bimbingan, dan keteladanan yang telah diberikan oleh tim TSOT Prigen.
Spiritual Journey pun berakhir. Namun nilai disiplin, semangat, dan pembentukan karakter yang ditanamkan di Prigen diharapkan terus tumbuh menjadi bekal perjalanan para santri dalam menapaki masa depan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments