KB-TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 38 Kota Baru Driyorejo, Gresik, menggelar pawai dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, Senin (10/11/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Mari Teruskan Perjuangan Para Pahlawan dengan Cinta di Hati Ibu dan Semangat di Jiwa Anak untuk Indonesia Emas.” Tujuannya adalah menanamkan jiwa nasionalisme kepada anak sejak dini melalui kegiatan yang menyenangkan dan edukatif.
Pawai berlangsung di depan Masjid Jami’ Siti Hajar Al-Madinah Kota Baru Driyorejo sebagai titik start dan finish, dengan rute melintasi Jalan Raya Batu Mulia. Kegiatan ini diikuti sekitar 112 siswa dari jenjang KB hingga TK, 16 guru pendamping, serta didampingi langsung oleh para wali murid.
Kepala TK ABA 38 Driyorejo, Ni’matul Fitriyah, S.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya mengenalkan makna Hari Pahlawan kepada siswa, tetapi juga mempererat hubungan antara anak dan orang tua serta memperkuat silaturahmi antarwali murid.
“Harapannya, melalui pawai ini anak-anak bisa belajar mensyukuri kemerdekaan, mempererat hubungan dengan orang tua, dan menumbuhkan semangat nasionalisme sejak dini,” ujarnya.
Sekitar pukul 06.45, halaman depan Masjid Jami’ Siti Hajar Al-Madinah mulai dipenuhi siswa dan wali murid. Suasana meriah tampak dari berbagai kostum yang dikenakan peserta, mulai dari busana pahlawan, pakaian adat, kebaya, hingga kostum profesi seperti tentara dan dokter. Antusiasme para wali murid juga menambah semarak suasana dengan atribut yang beragam.
Kegiatan dimulai pukul 07.00, diawali dengan pengaturan barisan dan sambutan pembuka, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala TK ABA 38. Setelah itu, peserta mulai berjalan menyusuri rute yang telah ditentukan. Tahun ini, rute dibuat sedikit berbeda agar pawai terasa lebih istimewa.
Anak-anak berjalan sekitar 45 menit menyusuri Jalan Raya Batu Mulia, kemudian kembali ke titik awal di Masjid Jami’ Siti Hajar Al-Madinah. Setibanya di garis akhir, siswa beristirahat sejenak sebelum mengikuti sesi foto bersama dan kegiatan penutup berupa pembagian snack MBG.
Meski berlangsung hanya sekitar satu jam, kegiatan pawai ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Selain menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air, kegiatan ini juga menjadi sarana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak dalam mengenal makna perjuangan dan kepahlawanan.






0 Tanggapan
Empty Comments