Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Menebar Manfaat untuk Umat: Serius, Fokus, dan Terus-Menerus Mengurus Amanah

Iklan Landscape Smamda
Menebar Manfaat untuk Umat: Serius, Fokus, dan Terus-Menerus Mengurus Amanah
Taufik Hidayanto. Foto: Istimewa
pwmu.co -

“Balaslah dengan karya.
Jawab dengan prestasi.
Bungkam dengan kebermanfaatan”.
(Zainul Muslimin)

Di dunia yang penuh ujian, tidak semua kebaikan akan disambut dengan tepuk tangan. Terkadang, justru ketika kita mulai melangkah memberi manfaat, akan ada cibiran, fitnah, bahkan penghinaan. Itu bukan tanda kita salah arah—sering kali itu tanda bahwa langkah kita mulai berarti.

Namun seorang mukmin tidak membalas luka dengan luka. Ia tidak membalas hinaan dengan amarah yang membakar pahala. Ia memilih jalan yang lebih tinggi: membalas dengan karya, prestasi, dan kebermanfaatan yang nyata.

Karena sejatinya, waktu kita terlalu berharga untuk dihabiskan meladeni suara-suara yang tidak membangun. Energi kita terlalu mahal untuk dipakai membalas sumpah serapah. Orang besar sibuk berkarya. Orang yang lurus sibuk menjaga amanah.

Muhasabah untuk diri kita:

Sudahkah hari ini kita menambah manfaat bagi orang lain?

Atau justru kita masih sibuk membalas hal-hal yang tidak perlu?

Sudahkah amanah yang Allah titipkan kita urus dengan serius dan fokus?

Ingat… ukuran kemuliaan di sisi Allah bukan seberapa keras kita membalas, tetapi seberapa besar manfaat yang kita tebarkan.

Allah ﷻ berfirman:

“…Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.”
(QS. At-Taubah: 120)

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ayat ini menenangkan hati: setiap kebaikan, sekecil apa pun, tidak pernah hilang dari catatan Allah. Maka teruslah berbuat, meski tidak semua manusia menghargai.

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
(HR. Ahmad, Thabrani, dan Daruqutni — hasan)

Hadis ini seperti kompas hidup. Bukan tentang siapa yang paling terkenal. Bukan siapa yang paling banyak dipuji. Tapi siapa yang paling memberi manfaat.

Maka jika hari ini ada yang meragukanmu…
Jika ada yang merendahkan langkahmu…
Jika ada fitnah yang menusuk hatimu…
Jangan habiskan waktumu untuk membalas dengan emosi.

Balaslah dengan karya.
Jawab dengan prestasi.
Bungkam dengan kebermanfaatan.

Tetap serius.
Tetap fokus.
Terus-menerus mengurus amanah.

Karena pada akhirnya, yang akan berbicara keras bukan amarah kita—
tetapi jejak manfaat yang kita tinggalkan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu