Suasana tenang dan khidmat menyelimuti SD Muhammadiyah 1 Balongpanggang (SD Mutu Kagumi) pada Senin (9/3/2026).
Hari tersebut menandai dimulainya Sumatif Tengah Semester (STS) Genap Tahun Ajaran 2025/2026, sebuah momentum evaluasi belajar bagi seluruh siswa.
Di tengah hiruk-pikuk pelaksanaan ujian, sebuah pemandangan inspiratif hadir dari dua siswa inklusi kelas 3. Untuk memastikan konsentrasi tetap terjaga dan memberikan ruang yang nyaman, kedua siswa tersebut melaksanakan ujian di ruang khusus secara mandiri.
Meski terpisah dari ruang kelas reguler, aura semangat dan keseriusan mereka dalam menuntaskan soal-soal di hari pertama ini tetap terpancar kuat.
Kebijakan memberikan ruang tersendiri bagi siswa inklusi ini merupakan bagian dari layanan khusus sekolah untuk mengakomodasi kebutuhan belajar mereka.
Di ruangan tersebut, kedua siswa kelas 3 ini tampak duduk tenang, menghadapi lembar soal dengan penuh khidmat tanpa distraksi dari luar.
Pendampingan tetap diberikan secara intensif namun tetap mengedepankan kemandirian siswa. Fokus utama dalam ruang ini bukan sekadar menjawab benar atau salah, melainkan melatih keteguhan hati dan keberanian mereka dalam memproses materi pelajaran yang telah dipelajari.
Kepala SD Mutu Kagumi, Liza Rahmawati, S.Pd. menegaskan bahwa fasilitas ruang sendiri ini adalah bentuk dukungan agar potensi anak-anak inklusi dapat muncul secara optimal.
“Kami ingin mereka merasa nyaman dan percaya diri. Ruang khusus ini adalah jembatan agar mereka bisa berkompetisi dengan dirinya sendiri secara maksimal,” tuturnya.
Keikutsertaan mereka dalam STS hari pertama yang meliputi mata pelajaran utama ini berjalan sangat lancar.
Langkah mandiri kedua siswa ini di ruang ujian menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk mengikuti ritme pendidikan formal.
Mereka membuktikan bahwa dengan lingkungan yang tepat, setiap anak mampu bersinar dengan caranya sendiri.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments