PWMU.CO – Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Pendidikan Muhammadiyah Gedeg menggelar pawai kemerdekaan pada Rabu (20/08/2025).
Kegiatan ini terselenggara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.
Lebih lanjut, acara ini terhadiri oleh 350 orang dari berbagai lembaga pendidikan Muhammadiyah di Gedeg, yakni KB Aisyiyah Sang Surya, TK ABA 5 Gedeg, MI Muhammadiyah Gedeg, serta SMP Muhammadiyah 4 Gedeg.
Ragam Busana Profesi
Sejak pagi, halaman MI Muhammadiyah Gedeg sudah penuh akan peserta yang bersiap mengikuti pawai dengan penuh antusias. Anak-anak tampil menawan dengan kostum kreasi karya siswa yang beragam.
Ada yang mengenakan busana pakaian profesi seperti dokter, princess, dan polisi. Keberagaman kostum ini menjadi daya tarik utama, memancarkan keceriaan sekaligus menggambarkan kreativitas siswa dalam mengekspresikan cinta tanah air.
Selain barisan kostum, pawai juga meriah dengan penampilan berbagai juara lomba. Masing-masing juara lomba tersebut menampilkan display terbaiknya di pertigaan jalan PAY, yang menjadi titik pusat keramaian penonton.
Atraksi di lokasi ini benar-benar menjadi sorotan, karena masyarakat dapat melihat secara langsung kemampuan dan kreativitas para siswa yang telah meraih prestasi.
Barisan juara LKBB tampil penuh disiplin dan kompak, memukau penonton dengan gerakan baris-berbaris yang rapi. Sementara itu, barisan Tapak Suci memperlihatkan gerakan silat yang gagah, mencerminkan semangat keberanian dan ketangkasan.
Barisan tahfidz melafalkan ayat-ayat al-Qur’an di sepanjang jalan dengan penuh khidmat dan menghadirkan suasana religius di tengah kemeriahan pawai.
Tidak ketinggalan, siswa-siswi senam pramuka tampil ceria dengan gerakan energik yang mengundang tepuk tangan meriah. Di samping itu, barisan Hizbul Wathan (HW) ikut serta dengan tampilan rapi, tegap, dan penuh semangat kepanduan Muhammadiyah.
Dengan ciri khas seragamnya, barisan HW menjadi simbol kedisiplinan, keberanian, serta pengamalan nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk menambah semangat peserta, panitia juga memberikan penghargaan khusus bagi pemenang Best Kostum. Penghargaan ini diberikan kepada peserta dengan kostum paling kreatif, menarik, dan sesuai tema kemerdekaan.
Sorak gembira pun terdengar ketika pengumuman pemenang, menjadi kebanggaan tersendiri bagi siswa maupun lembaga yang mereka wakili.
Tanamkan Nasionalisme sejak Dini
Pawai bermula dengan barisan demi barisan peserta yang melangkah rapi menyusuri rute yang telah ditentukan. Drum band dari TK ABA 5 Gedeg ikut menyemarakkan suasana dengan tabuhan semangat yang mengiringi langkah para peserta.
Sepanjang jalan, masyarakat menyambut dengan penuh antusias, memberi tepuk tangan dan sorakan gembira untuk menyemangati anak-anak yang tampil percaya diri.
Kegiatan pawai ini tidak hanya menjadi tontonan meriah, tetapi juga sarana edukasi untuk menanamkan rasa nasionalisme sejak dini.
Melalui kostum kreasi, siswa dapat berlatih berimajinasi, mengenalkan nilai budaya Indonesia, serta menunjukkan keberanian tampil di depan umum. Selain itu, acara ini juga mempererat kebersamaan antar lembaga pendidikan Muhammadiyah, guru, dan siswa.
Setelah pawai selesai, acara berlanjut dengan pengundian hadiah. Para peserta dan penonton tampak bersemangat menunggu nomor undiannya terpanggil.
Berbagai hadiah menarik seperti perlengkapan sekolah, kebutuhan rumah tangga, hingga doorprize utama menambah keceriaan. Sorak bahagia terdengar setiap kali nomor pengumuman pemenang.
Salah satu panitia, Diah Kusumaningrum, mengucapkan syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu kesuksesan acara. Tidak lupa, ia juga menyampaikan harapannya dalam HUT ke-80 RI ini. “Semoga Allah senantiasa jaga kita & Negeri tercinta ini. Karena hanya Allah lah sebaik-baik pemberi pertolongan dan perlindungan. Aamiin” tambahnya.
Pawai 17 Agustusan AUM Gedeg tahun ini menjadi momen penuh warna, kreativitas, dan kebersamaan. Melalui kreasi kostum siswa dan semangat gotong royong, semoga kegiatan ini mampu menanamkan nilai perjuangan, nasionalisme, serta kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah.






0 Tanggapan
Empty Comments