Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta dari kelompok II.A.2 pada Selasa (25/8/2025) melaksanakan program kesehatan.
Mereka terjun langsung guna membantu pelayanan di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Melati di Dusun Jalen II, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Posyandu Melati merupakan salah satu layanan kesehatan dari 18 Posyandu yang ada di Desa Setail.
Salah satu mahasiswa KKN UAD membagikan pengalaman berharga yang didapatkan ketika turun langsug untuk mengabdi kepada masyarakat.
“Saat terjun di masyarakat banyak pengalaman atau pengetahuan baru yang tidak kami dapatkan di kampus. Alhamdulillah, kami bersama teman-teman bisa terlibat langsung pada kegiatan Posyandu yang selama ini hanya mendengar dari berita atau media tentang Posyandu. Namun kali ini kami betul-betul memahami betapa pentingnya pelayanan dan permasalahan kesehatan di masyarakat paling bawah. Terutama pelayanan imunisasi, pendidikan gizi masyarakat, serta pelayanan kesehatan ibu dan anak. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga,” ujar Paundra Marlina Punanti.
Posyandu merupakan perpanjangan tangan dari puskesmas yang memberikan pelayanan dan pemantauan kesehatan secara terpadu. Kegiatan ini dilakukan oleh dan untuk masyarakat, serta dipantau langsung oleh petugas dari puskesmas setempat.
Layanan Tambahan
“Tujuan utama Posyandu adalah Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), yaitu pemeriksaan secara berkala kepada ibu hamil, pemberian tablet tambah darah, pemberian vitamin A, imunisasi bayi dan balita. Di samping itu juga pemenuhan gizi anak melalui penimbangan dan pemantauan pertumbuhan setiap bulan, serta pemberian makanan tambahan,” jelas Sujarno, petugas Puskesmas Genteng Kulon yang sedang bertugas di Posyandu Melati.
Dalam keterangan selanjutnya, Sujarno menjelaskan bahwa Posyandu juga menjadi tempat pelayanan dan konsultasi Keluarga Berencana (KB) yang tepat bagi pasangan muda dalam rumah tangga.
“Kami dari puskesmas juga mengadakan penyuluhan rutin untuk pencegahan penyakit seperti diare serta menyediakan oralit secara cuma-cuma. Seiring perjalanan waktu, Posyandu memberikan layanan tambahan kepada masyarakat dengan membuka layanan untuk lanjut usia (lansia), terutama terkait kesehatan fisik dan psikis. Selain itu, bagi penyandang disabilitas disiapkan layanan yang terjangkau dan mudah diakses,” tambahnya.
Hingga menjelang waktu Dzuhur, pelayanan di Posyandu Melati selesai dan para mahasiswa KKN UAD membubarkan diri untuk kembali ke posko.






0 Tanggapan
Empty Comments